Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) turut berpartisipasi dalam program kerja sama dan pelatihan penelitian tuberkulosis (TB) bersama sejumlah institusi pendidikan tinggi di Asia Tenggara. Program ini melibatkan Prince of Songkla University (PSU), Thailand, serta universitas dan institusi dari Indonesia, Myanmar, dan Vietnam, dengan dukungan dari Fogarty International Center, National Institutes of Health (NIH).
Dalam rangkaian kerja sama tersebut, Prince of Songkla University, Thailand, mengundang perwakilan USU untuk menghadiri pertemuan pembahasan mengenai penelitian dan penguatan kapasitas TB. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026 di Prince of Songkla University, Hat Yai, Thailand.

FK USU diwakili oleh dr. R Lia Kusumawati, M.Biomed, Sp.MK(K), Ph.D, dari Departemen Mikrobiologi FK USU. Kehadiran perwakilan FK USU dalam kegiatan ini menjadi bagian dari keterlibatan institusi dalam pengembangan jejaring penelitian dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang tuberkulosis, termasuk tantangan multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB).
Program yang didukung Fogarty tersebut merupakan bagian dari proyek “Research Training and Capacity Strengthening for LMICs in Southeast Asia”, yang bertujuan memperkuat kapasitas penelitian TB dan MDR-TB di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah (low- and middle-income countries/LMICs) di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Program Global Infectious Diseases ini telah berlangsung sejak 2015 dan dipimpin oleh Virasakdi Chongsuvivatwong, MD, PhD, Professor sekaligus Curriculum Chairman of the International Program for Graduate Study in Epidemiology di Prince of Songkla University, Thailand.
Keterlibatan FK USU dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik dan penelitian di bidang penyakit infeksi. Kolaborasi lintas negara juga memberikan ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan jejaring penelitian yang dapat mendukung pengembangan pendekatan ilmiah dalam pencegahan dan pengendalian TB.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being melalui kontribusi terhadap penguatan penelitian dan kapasitas dalam penanggulangan tuberkulosis; SDG 4: Quality Education melalui pengembangan kapasitas pendidikan, pelatihan, dan penelitian bagi tenaga akademik serta peneliti; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan institusi penelitian dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Melalui keterlibatan dalam kerja sama internasional tersebut, FK USU terus mengembangkan jejaring akademik dan penelitian yang mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kontribusi institusi pendidikan kedokteran terhadap upaya pengendalian penyakit infeksi di tingkat nasional dan regional.