Berita

Direktorat Penyediaan Tenaga Kesehatan Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI

Fakultas Kedokteran USU menerima kunjungan dari Kementrian Kesehatan pada Senin 21 November 2022. Dit. Penyediaan Kemenkes dr. Nurrahmiati, MKM., beserta jajaran dan di sambut oleh Wakil Dekan I Dr. dr. Delyuzar, M.Ked(PA), Sp.PA(K), Ketua TKP-PPDS Dr. dr. Cut Adeya Adella, Sp.OG (K), beserta jajaran. Tujuan kali ini terkait penyelenggara Program Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran/Fakultas Kedokteran Gigi yang telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan. Direktorat Penyediaan Tenaga Kesehatan oleh karena itu perlu dilaksanakannya rekonsiliasi terhadap peserta penerima bantuan Pendidikan yang aktif dan pembahasan lain pada bulan Oktober s/d November 2022 (tentatif). Dalam agenda kali ini Kemenkes mengadakan Sosialisasi Program Pendidikan Kedokteran dengan FK/FKG, Menghadirkan perwakilan peserta PPDS untuk penandatanganan Perjanjian Kerjasama peserta PPDS/PPDGS dan Pembahasan percepatan pembayaran Angkatan XXIX.

sosialisasi

 

Untuk informasi seputar Universitas Sumatera Utara silahkan kunjungi halaman : https://www.usu.ac.id/id

Kunjungan Dinas Kesehatan

Senin 21 November 2022, Fakultas Kedokteran USU menerima kunjungan dari Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Tengah, Staf Seksi SDM Kesehatan Dikes Prov. Kalteng dr. Riskanta Manik, MKM. beserta jajaran dan di sambut oleh Wakil Dekan I Dr. dr. Delyuzar, M.Ked(PA), Sp.PA(K), Wakil Dekan III FK USU, dr. Inke Diniyanti Lubis, Sp. A, PhD dan beserta jajaran. Adapun agenda dari kunjungan kali ini adalah untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) khususnya Dokter Spesialis  dan Dokter Subspesialis (K) di rumah Sakit Rujukan Provinsi dan Rumah Sakit Rujukan Regional Prov. Kalimantan Tengah, sesuai peraturan Gubernur Kalimantan Tengah nomer 12 tahun 2022 tentang Program Bantuan Tugas Belajar Dokter Spesialis, Dokter Subspesialis (K), dan Perawat Spesialis Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua belah pihak berharap dengan kunjungan kali ini bisa menjadi awalan kerja sama serta memberikan kebaikan untuk Kedua belah pihak yaitu Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dan Fakultas Kedokteran USU.

Cindramata Dinkes Kalteng

 

Untuk informasi seputar Universitas Sumatera Utara silahkan kunjungi halaman : https://www.usu.ac.id/id

 

 

 

Kegiatan World One Health Congress ketujuh yang berlangsung di Marina Bay Sands Expo & Convention Center, Singapore berhasil mengumpulkan beragam ahli dari seluruh dunia secara hybrid. Beberapa diundang sebagai tamu Pinnacle pada kegiatan tersebut.

Terdapat berapa rangkaiaan tema pada acara yang berlangsung selama 5 hari itu yaitu Antimicrobial Resistance (AMR), One Health Science (OHS), Pandemic Communication (PEB), Impact on and Innovations in Clinical Practice (IICP), dan Pandemic Preparedness and Health System Resilience (PPHSR). Dalam setiap sesi menampilkan tokoh-tokoh ternama termasuk Presiden Singapura, Mdm. Halimah Yacob; Ketua World Health Organisation, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus; dan Ketua World Organisation for Animal Health, Dr. Monique Eloit.

Tidak ketinggalan, Universitas Sumatera Utara juga mengirimkan delegasi yang berkesempatan hadir langsung diantaranya Rektor Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran USU, Direksi Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, dan dosen-dosen dari Fakultas Kedokteran serta Kehutanan. Wakil Dekan III FK USU, dr. Inke Diniyanti Lubis, Sp. A, PhD menjadi salah satu pembicara yang memaparkan bahwa perubahan lahan, deforestasi, dan praktik pada lahan pertanian di Asia Tengggara berpotensi meningkatkan keterpaparan masyarakat dengan penyakit yang ditularkan melalui monyet, salah satunya malaria knowlesi. 6 dosen atau peneliti dari delegasi USU juga turut berkesempatan untuk memaparkan hasil penelitian melalui poster presentasi yang terkait tema yang diusung.

Rektor USU mengapresiasi keterlibatan delegasi dosen-dosen Universitas Sumatera Utara yang telah membantu meningkatkan reputasi USU di kancah internasional. "Partisipasi USU di dalam kegiatan-kegiatan berskala internasional merupakan bagian dari komitmen USU untuk menjadi kampus top dunia. Kegiatan 7th World One Helath Congress ini merupakan acara bergengsi yang melibatkan kampus-kampus level tinggi, sehingga partisipasi USU di kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan reputasi kita," ujar rektor.

Kegiatan ini meningkatkan harapan Universitas Sumatera Utara untuk berkolaborasi Internasional baik dengan negara-negara maju maupun Low and Lower Middle Income Countries. Dengan adanya pertemuan ini terdapat peluang bagi USU maupun staf-stafnya untuk melakukan pengembangan kapasitas, workshop, penelitian multi center, dan transfer of knowledge dengan universitas-universitas yang bereputasi di dunia.

Worrld One Helath Congress di Singapura

Rektor, Direktur RS USU, dan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran USU Bersama dengan SingHealth Duke-NUS Global Health Institute yang terdiri dari Prof. Tan Hiang Khoon, Vijaya Rao, dan Wayan Tsai

 

Worrld One Helath Congress di Singapura1

Wakil Dekan III FK USU, sebagai salah satu pembicara pada sesi Temasek Foundation Pinnacle Series membicarakan tentang zoonotic malaria

 

Worrld One Helath Congress di Singapura2

Delegasi dari Indonesia berfoto Bersama dengan Prof. Amin Soeandrio, PhD, Sp.MK

 

Worrld One Helath Congress di Singapura3

Rektor USU berbincang-bincang dengan Prof. John Mackenzie dari Curtin University

 

Foto-foto poster presentasi dari dosen-dosen USU dan Rumah Sakit USU

Foto foto poster presentasi dari dosen dosen USU dan Rumah Sakit USU

AHS

Jumat, 18 November 2022. Telah berlangsung Workshop Pengembangan Academic Health System (AHS) Wilayah I di Hotel Grandhika Setiabudi Medan. Kali ini Fakultas Kedokteran USU di percaya menajadi koordinator dalam acara Workshop AHS Wilayah I. Workshop berlangsung secara hybrid dan di buka langsung oleh Direktur Jendral Tenaga Kesehatan Kementrian Kesehatan drg. Arianti Anaya, MKM., secara daring.

pembukaan AHS

AHS merupakan kerjasama yang melibatkan 2 Kementrian yaitu Kementrian Kesehatan dengan Kementrian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi. Melalui AHS pemerintah berupaya mengakselerasi peningkatan kapasitas dan kualitas Fakultas Kedokteran, Wakil Rektor IV Bidang Informasi Prof. Dr. Drs. Opim Salim Sitompul, M.Sc., berhadir mewakili Rektor USU Dr. Muryanto Amin menyampaikan "AHS merupakan langkah tepat utk peningkatan tenaga kesehatan".

Wakil Dekan I Dr. dr. Delyuzar, M.Ked(PA), Sp.PA(K), juga menjelaskan bahwa AHS ini merupakan kolaborasi yang melibatkan Fakultas Kedokteran, Rumah Sakit dan Pemerintah Daerah untuk membicarakan masalah - masalah kesehatan terutama menambah kuota mahasiswa dan jumlah lulusan mahasiswa tanpa mengesampingkan kualitas. Sebagai wujud simbolis kolaborasi ini terdapat penanda tanganan piagam komitmen Bersama yang di lakukan oleh perwakilan masing – masing pihak Wilayah I yang tergabung dalam AHS yaitu Aceh, Sumatera Uatara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau.

IMG 20221123 091930

 

 

Untuk informasi lainnya seputar Universitas Sumatera Utara silahkan kunjungi halaman : https://www.usu.ac.id/id

Thursday, 17th November 2022

“We believe that modern medical profession is no longer subject to hospital based professional work only.”

The above sentence was stated by the Vice Dean of Faculty of Medicine, Dr. dr. H. Delyuzar Harris, Sp.PA(K), in his welcoming speech to Sara Bromander, MD, PhD during International Guest Lecture held on Thursday, 17th November 2022. The guest lecture program was held at Faculty Hall and was attended by over a hundred participants. Participants vary; from medical students, resident doctors, to post graduate students, all enthusiastically gathered to attend the lecture. The lecture was delivered by Sara Bromander, MD, PhD -currently the chief officer and program director of Forensic Psychiatry, Gothernburg University, Sweden.

International Guest Lecture

In her lecture, Sara Bromander, MD, PhD explained that the field of forensic psychiatry started as an obscure and small group of psychiatrists who dedicated their efforts to the study of mental conditions among prisoners and their treatment. It is transforming the practice of psychiatry and has made deep incursions into the workings of the law. These activities range from the development and implementation of mental health legislation to helping the mentally ill offenders to navigate in the social systems, and the protection of human rights of mentally disordered offenders and the mentally ill in general. Dr. Sara also emphasized that everyone is held culpable by law and that mental disorders are not meant to be the escape goat from being held responsible.

The guest lecture went very well and questions filled in during the discussion section. Prof. Dr. dr. Elmeida Effendy, M.Ked., Sp.KJ(K), moderator of the program, stated that forensic psychiatry is still limited but surely is growing and the needs for forensic psychiatry expertise are increasingly expanding, not only in the context of medico-legal, but also to help preparing  these mentally disordered offenders once they return to society.

Today’s guest lecture again has proved the commitment of Faculty of Medicine in ensuring excellent continuing medical education. The program may even open up more opportunities for collaborative research or joined fellowship program in the future.

 

Halaman 1 dari 22