"Kerja sama observasi klinik selama 2 minggu yang diikuti oleh 3 perwakilan dari Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK USU merupakan salah satu bentuk kerjasama di bidang pendidikan kedokteran.”
HUMAS USU – Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) mengirimkan perwakilan untuk melaksanan serangkaian program observasi klinik di National Heart Centre Singapore (NHCS). Kegiatan ini diselenggarakan selama 2 minggu yang terlaksana pada Senin (08/01/2024) hingga Jumat (19/01/2024).
NHCS telah menjadi tuan rumah bagi serangkaian program Clinical Observership yang menarik, memberikan kesempatan berharga bagi para profesional medis dari seluruh dunia untuk memperluas pengetahuan mereka dalam bidang penyakit jantung.
Sebagai salah satu pusat kesehatan jantung terbesar di Asia, NHCS memiliki fasilitas canggih dan tim medis berpengalaman yang fokus pada diagnosis dan perawatan penyakit jantung. Clinical Observership di NHCS bukan hanya tentang meningkatkan pengetahuan klinis, tetapi juga tentang memahami pendekatan holistik terhadap pasien dengan penyakit kardiovaskular.

Tiga dokter yang berangkat ke Singapura dalam Clinical Observership di divisi yang berbeda. dr. Yuke Sarastri, M.Ked(Cardio), SpJP, yang tergabung dalam divisi Heart Failure, bermitra dengan Dr. Ng Choon Ta. Sementara itu, dr. Abdul Halim Raynaldo, M.Ked(Cardio), SpJP(K), bergabung dengan divisi Cardiac Rehabilitation yang dipimpin oleh A/Prof Tan Swee Yaw. Terakhir, dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked(Cardio), SpJP(K), menjalani pengalaman klinisnya di divisi Echocardiography yang dipimpin oleh Dr. Jeffrey Lau.
dr. Yuke Sarastri, M.Ked(Cardio), SpJP, berbagi pengalamannya, "Selama Clinical Observership di NHCS, saya telah terlibat dalam ronde bersama tim staf gagal jantung dan mengamati klinik rawat jalan. Saya sangat beruntung dapat mengikuti tindakan medis seperti Right Heart Catheterization dan Endomyocardial Biopsy dan juga dapat melihat tindakan implantasi Right Ventricular Assist Device pada pasien gagal jantung lanjut yang sudah mendapatkan Left Ventricular Assist Device, dimana kasus tersebut jarang dijumpai sehingga saya merasa sangat beruntung mendapatkannya. Pengalaman ini memperluas pengetahuan saya dalam bidang kardiologi.”

Di sisi lain, dr. Abdul Halim Raynaldo, M.Ked(Cardio), SpJP(K) telah terlibat dalam pengelolaan pasien rehabilitasi jantung di bawah bimbingan A/Prof Tan Swee Yaw. Program rehabilitasi jantung di NHCS telah memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya latihan fisik bagi pasien dengan penyakit jantung.
dr. Abdul Halim Raynaldo, M.Ked(Cardio), SpJP(K) juga menambahkan, "Kegiatan Rehabilitasi Jantung dimulai setiap pagi jam 8 pagi dimulai dengan melakukan pengawasan Latihan pada pasien dengan penyakit jantung yang terdiri dari post operasi jantung, pasien pasca dilakukan tindakan intervensi coroner, dan pasca dilakukan pemasangan LVAD. Pemeriksaan Cardiopulmonary Exercise Test (CPET) memberikan manfaat besar bagi kami, karena tindakan ini belum rutin dilakukan sebelumnya.”
.jpeg)
dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked(Cardio), SpJP(K) telah mengamati prosedur lanjut echocardiography di divisi Echocardiography yang dipimpin oleh Dr. Jeffrey Lau. Observasi terhadap tindakan seperti Contrast Echo dan Bicycle Stress Echo memberikan wawasan yang berharga tentang aplikasi teknologi dalam evaluasi penyakit jantung.
Sementara itu, dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked(Cardio), SpJP(K), menggambarkan pengalamannya dalam divisi Echocardiography, "Kegiatan di divisi Echocardiography yang terdiri dari observasi tindakan lanjut echocardiografi seperti Contrast Echo, Bicycle Stress Echo, 4D Transesophageal Echo, dan pendampingan Interventional Echocardiografi di Cath Lab dan OT. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari pengembangan praktik terbaik di bidang echocardiography.”
Ketiga dokter ini telah memperoleh pengalaman klinis yang berharga di NHCS, keberhasilan mereka menegaskan peran NHCS sebagai pusat unggulan dalam perawatan penyakit jantung dan komitmen mereka dalam mendukung pengembangan profesionalisme dan pengetahuan di bidang kardiologi. Ini juga menyoroti kontribusi penting Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dalam mengirim delegasinya untuk studi di NHCS.