> Berita > SKRINING DAN PROMOSI PENYAKIT KARDIOMETABOLIK DI KOTA MEDAN
SKRINING DAN PROMOSI PENYAKIT KARDIOMETABOLIK DI KOTA MEDAN
Dipublikasi Pada
13 November 2023
Dipublikasi Oleh
Anonymous Writer
Thumbnail SKRINING DAN PROMOSI PENYAKIT KARDIOMETABOLIK DI KOTA MEDAN
Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Sumatera Utara, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Pusat Jantung Terpadu, serta Yayasan Jantung Indonesia, mengadakan kegiatan Bakti Sosial di beberapa tempat di Sumatera Utara.
Kegiatan yang dilaksanakan yaitu:
Pemeriksaan TB, BB, dan Elektrokardiogram (EKG) dengan melakukan interpretasi bacaan EKG oleh petugas terlatih.
Pemeriksaan laboratorium berupa kadar gula darah dan kolesterol.
Pemeriksaan doppler karotis oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Konsultasi kesehatan jantung oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah.
Penyuluhan yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah.
Kegiatan ini mengambil tema “SKRINING DAN PROMOSI PENYAKIT KARDIOMETABOLIK DI KOTA MEDAN” yang dilaksanakan di beberapa tempat di Kota Medan dan sekitarnya yaitu: di Kantor Walikota Medan pada tanggal 29 November 2022, Kantor Pelindo Belawan pada tanggal 24 Januari 2023, Kantor Pemprov Sumatera Utara pada tanggal 2 Oktober 2022, Kantor Telkom Medan pada tanggal 10 Februari 2023, Kabupaten Langkat pada tanggal 13 dan 27 Agustus 2022, Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 16 Maret 2023, dan Kecamatan Namorambe pada tanggal 13 Mei 2023. Acara melibatkan beberapa institusi meliputi Departemen Jantung dan Pembuluh Darah FK USU, PERKI, dan Universitas Sumatera Utara.
Penyakit jantung di Indonesia merupakan hal yang kompleks. Hal ini dapat terjadi pada masyarakat diakibatkan kombinasi antara gaya hidup sedenteri atau diakibatkan infeksi pada jantung yang masih tinggi prevalensinya di negara berkembang seperti di Indonesia. Berdasarkan diagnosis dokter,prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia tahun 2013 sebesar 0,5% ataudiperkirakan sekitar 883.447 orang,sedangkan berdasarkan diagnosisdokter/gejala sebesar 1,5% ataudiperkirakan sekitar 2.650.340 orang.Berdasarkan diagnosis dokter, estimasijumlah penderita penyakit jantungkoroner terbanyak terdapat di ProvinsiJawa Barat sebanyak 160.812 orang(0,5%).
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia yang terjadi sejak Maret 2020 juga diyakini turut mengambil peran dalam peningkatan angka kejadian penyakit kardiometabolik. Isolasi mandiri, keterbatasan ruang gerak, dan larangan berkumpul yang merupakan salah satu strategi dalam pencegahan penularan Covid-19 ternyata merupakan pedang bermata dua dimana aktifitas fisik dan olahraga yang dapat menurunkan angka kejadian penyakit kardiometabolik menjadi terhambat. Hal inilah yang melandasi peningkatan kasus kardiometabolik pada saat pandemi Covid-19 ini.
Sampai dengan Januari 2023, program preventif dalam bidang kardiometabolik telah dilaksanakan sebanyak 5 kali di Kabupaten Langkat dan Kota Medan. Total sampel yang didapatkan yaitu 252 orang anak dan 473 orang dewasa. Kami berencana mengembangkan program preventif dalam bidang kardiometabolik ke jumlah masyarakat yang lebih banyak lagi.
Kegiatan pengabdian masyarakat Skrining dan Promosi Penyakit Kardiometabolik di Kota Medan ini dilakukan dari Departemen Jantung dan Pembuluh Darah yang bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara , dan PERKI yang berlangsung dalam 7 rangkaian acara.
Acara yang diikuti oleh beberapa peserta, beberapa diantaranya yaitu Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK USU, dokter-dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, anggota Kelompok Asisten Kardiologi Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, serta peserta Pemeriksaan EKG dan Kesehatan Jantung, telah berhasil memberikan penyuluhan dan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang mengikuti acara ini. Tim pengabdian masyarakat melakukan kegiatan pemeriksaan EKG, laboratorium dan Kesehatan kardiovaskular.
Pada kesempatan ini juga dijelaskan informasi tentang penyakit jantung di masa kini serta dilakukan skrining risiko penyakit jantung pada maasyarakat dewasa. Kegiatan ini sudah memenuhi target yang ingin dicapai dimana masyarakat memiliki kesadaran yang lebih dalam menjaga kesehatannya, memakan obat rutin, dan menjaga pola makan. Peserta juga mendapatkan pemaparan yang jelas tentang masalah penyakit jantung, hipertensi, gagal jantung, serta bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit jantung ini di kalangan masyarakat.
Acara dimulai dengan pendataan pasien melalui pengisian formuir yang disediakan oleh panitia danmasyarakat yang sudah mendaftar datang pada tempat dan tanggal yang sudah ditentukan. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan BB, TB, gula darah dan doppler karotis kepada peserta yang sudah terdaftar.Setelah itu dilanjutkan dengan konsultasi masalah penyakit jantung. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Peserta mendaftar melalui formular yang disiapkan oleh panitia dan Respon Acara tersebut cukup baik. Partisipan dari masyarakat mencapai total 625 orang. Peserta terdiri dari 177 orang Pria (28,4%) dan 448 orang Wanita (71.6%). Peserta terdiri dari kisaran umur 21 tahun – 75 tahun. Ini menunjukkan respon yang baik dari masyarakat yang membutuhkan Pemeriksaan Kesehatan di bagian Jantung dan Pembuluh Darah.
Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah kami laksanakan ini, target luaran capaian yang dihasilkan yaitu sebuah hasil publikasi ilmiah di salah satu jurnal nasional. Hasil publikasi ilmiah tersebut masih dalam proses untuk terpublikasi. Rangkuman kegiatan ini juga dipublikasikan di media massa online. Dokumentasi kegiatan diunggah dalam bentuk video ke media sosial.