Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked(Neurosurg), SpBS., Staf Departemen Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran USU, dipercaya sebagai instruktur workshop internasional sekaligus invited speaker pada The 15th Asian Congress of Neurological Surgeons (ACNS) 2026 yang diselenggarakan pada 30 Juli–2 Agustus 2026 di St. Regis, Mumbai, India.

Kepercayaan ini menjadi pencapaian yang membanggakan karena Dr. dr. Steven merupakan satu-satunya instruktur yang berasal dari Indonesia dalam kegiatan ilmiah bergengsi yang mempertemukan para ahli bedah saraf dari berbagai negara di Asia dan dunia. Pada kesempatan tersebut, beliau membawakan materi ilmiah berjudul "Intracranial Atherosclerotic Disease (ICAD): Current Issues and Controversies", yang mengulas perkembangan terkini, tantangan, serta berbagai kontroversi dalam penatalaksanaan Intracranial Atherosclerotic Disease (ICAD) sebagai salah satu penyebab utama stroke iskemik. Materi tersebut menjadi wadah diskusi ilmiah bagi para peserta untuk bertukar pengalaman dan memperbarui wawasan mengenai praktik klinis berbasis bukti di bidang bedah saraf.
Keikutsertaan Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked(Neurosurg), SpBS., sebagai instruktur dan pembicara tidak hanya memperkuat reputasi FK USU di tingkat global, tetapi juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Quality Education melalui kontribusi dalam transfer ilmu pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta pengembangan pendidikan kedokteran berstandar internasional. Keterlibatan sebagai instruktur workshop juga mencerminkan komitmen FK USU dalam mendorong dosen untuk berperan aktif dalam forum ilmiah dunia.

Selain itu, partisipasi aktif dalam ACNS 2026 memperkuat implementasi SDGs poin 17: Partnerships for the Goals melalui pengembangan jejaring akademik dan kolaborasi internasional antara FK USU dengan komunitas bedah saraf global. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi layanan kesehatan yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia.