Medan, 9 September 2026 – Fakultas Kedokteran USU menerima audiensi dari Bupati Karo, RSU Bina Kasih dan RSU Kasih Insani. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas peluang kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Karo, Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., Direktur RSU Bina Kasih dr. Wiyogo, MKM, FISQua, Direktur RSU Kasih Insani dr. Rikardo, MM, Sp.KKLP, serta Komite Mutu RSU Bina Kasih Drs. Patriot Ginting. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun jejaring dan kemitraan yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Kolaborasi lintas institusi ini sejalan dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Rombongan RSU Bina Kasih disambut hangat oleh Dekan FK USU, Dr. dr. Muara Panusunan Lubis, M.Ked(OG), Sp.OG, Subsp.K.Fm, yang didampingi Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur Akademik, Prof. Dr. dr. Dedy Hermansyah, Sp.B, Subsp.Onk(K), Manajer Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Internasionalisasi, dr. O.K. Ilham Abdullah Irsyam, Sp.OT, CF, AIFO-K, Ketua TKP-PPDS, Dr. dr. Almaycano Ginting, M.Kes, M.Ked (Clin.Path), Sp.P.K. serta Ketua Program Studi Profesi Dokter, Dr. dr. Putri Amelia, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp.Kardio(K).
Dalam sambutannya, Bupati Karo, Dr. dr. Antonius Ginting, menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan rumah sakit merupakan langkah penting dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. “Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia kesehatan yang lebih baik, khususnya untuk mendukung kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Dekan FK USU, Dr. dr. Muara Panusunan Lubis, menyambut baik inisiatif audiensi tersebut dan menegaskan bahwa FK USU terbuka terhadap peluang kerja sama yang dapat memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, sinergi dengan rumah sakit menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan kedokteran yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan. Hal ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur RSU Bina Kasih, dr. Wiyogo, menyampaikan bahwa audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang konkret dan berkelanjutan dengan FK USU. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi, baik dalam pengembangan pendidikan, peningkatan mutu pelayanan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur RSU Kasih Insani, dr. Rikardo, MM, Sp.KKLP, menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, kerja sama yang terarah dapat membuka peluang bagi pengembangan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami melihat kolaborasi dengan FK USU sebagai peluang untuk bersama-sama mengembangkan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman,” ujarnya.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai berbagai potensi kerja sama, termasuk pengembangan pendidikan kedokteran, peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.