Selasa (28/10/2025), Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Biro Rektor USU dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”. Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II USU, Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP., selaku pembina upacara.

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) mendapatkan kesempatan untuk bertugas sebagai pelaksana dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut. Petugas upacara terdiri atas dr. Rizki Indah Putri Lubis, MHPE., sebagai pembawa acara; Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E., M.P.H., Sp.Park., sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945; Prof. Dr. dr. Elmeida Effendy, M.Ked(KJ)., Sp.KJ(K)., sebagai pembaca Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928; dr. Esther Reny Deswani Sitorus, M.Ked(PA)., Sp.PA., sebagai dirigen; serta dr. Wisman, M.Ked(Ped), Sp.A(K), sebagai pembaca doa.
Partisipasi FK USU dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi pendidikan tinggi dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, persatuan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada bangsa. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam mendukung pendidikan karakter dan pembelajaran sepanjang hayat, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan nilai persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Dalam upacara tersebut, Wakil Rektor II USU membacakan naskah Sumpah Pemuda yang disusun oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Naskah tersebut mengajak generasi muda untuk mengenang semangat dan keberanian para pemuda terdahulu yang telah berikrar memperjuangkan kemerdekaan serta persatuan bangsa. Dengan ilmu, kerja keras, dan kejujuran, generasi muda masa kini diharapkan mampu meneruskan perjuangan para pendahulu untuk menegakkan kejayaan Indonesia dengan semangat pantang menyerah.
“Kini kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, melainkan mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun maknanya tetap satu — Indonesia harus tetap berdiri tegak,” ujar beliau.
Semangat tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang menekankan pentingnya pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter generasi muda sebagai modal utama pembangunan bangsa. Selain itu, nilai kerja keras, integritas, dan tanggung jawab menjadi landasan dalam membentuk generasi yang mampu berkontribusi secara positif terhadap masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP., juga menyampaikan pentingnya menumbuhkan kepercayaan terhadap semangat dan kemampuan generasi muda, baik di kampung maupun di kota. Menurutnya, meskipun perubahan dunia berlangsung dengan sangat cepat, generasi muda yang berani, tangguh, gigih, patriotik, dan berempati akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Pesan tersebut relevan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui dorongan untuk mengembangkan potensi, produktivitas, dan kreativitas generasi muda, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui pentingnya memberikan kesempatan yang setara bagi pemuda dari berbagai latar belakang dan wilayah untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Dengan semangat persatuan dan kolaborasi, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini, Universitas Sumatera Utara, termasuk Fakultas Kedokteran, menegaskan pentingnya peran generasi muda dan seluruh sivitas akademika dalam menjaga persatuan, memperkuat karakter kebangsaan, serta berkontribusi bagi pembangunan Indonesia. Semangat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).