Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menjadi tuan rumah pelaksanaan penandatanganan kerja sama pembukaan Program Studi Spesialis bersama sejumlah perguruan tinggi mitra, yaitu Universitas Abdurrab, Universitas Prima Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Universitas Jambi, dan Universitas Riau. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Fakultas Kedokteran USU pada 25 Oktober 2025 dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta perwakilan dari masing-masing universitas mitra.
Dekan Fakultas Kedokteran USU, Prof. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K), dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa program kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang pertama kali dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bidang Sains dan Teknologi pada 27 Juni 2025, saat pembukaan AIPKI di Padang.
Lebih lanjut, Dekan menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara ditugaskan sebagai pendamping bagi enam fakultas kedokteran mitra dalam proses pembukaan Program Studi Spesialis (Sp-1) dan Subspesialis (Sp-2) yang baru. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi pendidikan kedokteran, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan spesialis, serta mendorong pemerataan akses terhadap pendidikan dokter spesialis dan subspesialis di Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam memperluas kesempatan memperoleh pendidikan tinggi yang bermutu dan meningkatkan kapasitas institusi pendidikan melalui kemitraan akademik. Melalui pendampingan dan pertukaran pengetahuan antarfakultas kedokteran, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“FK USU berkomitmen menjadi mitra yang aktif dan produktif dalam pengembangan program pendidikan spesialis. Melalui kerja sama ini, kita berharap dapat memperluas akses, meningkatkan mutu, serta mempercepat ketersediaan tenaga dokter spesialis dan subspesialis yang berkualitas untuk masyarakat,” ujar Dekan FK USU dalam sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi penandatanganan nota kesepahaman oleh masing-masing perwakilan universitas, disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas. Suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi mewarnai kegiatan tersebut. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi kelembagaan, berbagi keahlian, dan mengembangkan pendidikan kedokteran yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan.
Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan antarinstitusi pendidikan tinggi untuk mencapai tujuan pembangunan bersama. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pertukaran keahlian, pengembangan kapasitas akademik, dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efektif dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat jejaring akademik antaruniversitas sekaligus mendukung visi nasional dalam pemerataan pendidikan dan pelayanan kesehatan di berbagai daerah di Indonesia. Peningkatan jumlah dan kualitas tenaga dokter spesialis serta subspesialis diharapkan dapat memperkuat kapasitas sistem kesehatan, meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antarwilayah.

Dengan demikian, kerja sama ini turut berkontribusi terhadap SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui dukungan terhadap ketersediaan tenaga medis yang kompeten dan peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Melalui komitmen bersama antara FK USU dan enam universitas mitra, pengembangan pendidikan kedokteran diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem kesehatan Indonesia yang lebih merata, tangguh, dan berkelanjutan.