Medan, 31 Juli 2026 – Fakultas Kedokteran USU menerima kunjungan audiensi Pemkab. Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si. pada Jumat (31/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekan Lt. 2 FK USU tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Nias Barat menyampaikan berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor kesehatan di wilayahnya, terutama keterbatasan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan profesional, khususnya dokter spesialis, yang berdampak pada optimalisasi pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nias Barat. Kondisi tersebut menjadi perhatian utama mengingat kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas terus meningkat.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap FK USU dapat memberikan pendampingan melalui kolaborasi dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan jejaring pelayanan kesehatan, serta berbagai program akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di daerah.
Menanggapi hal tersebut, pimpinan FK USU menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung pemerataan pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai institusi pendidikan kedokteran, FK USU memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan kesehatan di daerah.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, rumah sakit, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan kesenjangan pelayanan kesehatan di wilayah 3T dapat semakin diminimalkan.

Audiensi ini juga memiliki keterkaitan erat dengan implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Fakultas Kedokteran USU dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang menetapkan FK USU sebagai Koordinator Academic Health System (AHS) Wilayah I. Dalam peran tersebut, FK USU bertugas mengoordinasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan yang terintegrasi dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja AHS.