home icon
search icon
menu icon

> Berita > ICTROMI 2025 FK USU Dorong Pendekatan Terpadu Penanganan Penyakit Infeksi dari Berbagai Kelompok Usia

ICTROMI 2025 FK USU Dorong Pendekatan Terpadu Penanganan Penyakit Infeksi dari Berbagai Kelompok Usia

Dipublikasi Pada

09 Desember 2025

Dipublikasi Oleh

Khairul Azmi

ICTROMI 2025 FK USU Dorong Pendekatan Terpadu Penanganan Penyakit Infeksi dari Berbagai Kelompok Usia
Thumbnail ICTROMI 2025 FK USU Dorong Pendekatan Terpadu Penanganan Penyakit Infeksi dari Berbagai Kelompok Usia
ICTROMI 2025 dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman ilmiah di bidang kedokteran tropis serta penyakit infeksi. Melalui rangkaian sesi ilmiah, simposium, dan diskusi panel, para pakar membahas berbagai pendekatan terpadu dalam pencegahan dan penatalaksanaan penyakit infeksi, termasuk sepsis, pneumonia, serta tantangan kesehatan global lainnya.

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) berhasil menyelenggarakan 5th International Conference on Tropical Medicine and Infectious Diseases (ICTROMI) 2025 dengan tema “Sepsis, Pneumonia, and Beyond: Integrated Approaches to Infectious Disease Management Across the Lifespan”. Konferensi internasional ini dilaksanakan selama empat hari, Kamis hingga Minggu (4–7 Desember 2025), bertempat di Santika Premiere Dyandra Hotel.

 

ICTROMI 2025 dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman ilmiah di bidang kedokteran tropis serta penyakit infeksi. Melalui rangkaian sesi ilmiah, simposium, dan diskusi panel, para pakar membahas berbagai pendekatan terpadu dalam pencegahan dan penatalaksanaan penyakit infeksi, termasuk sepsis, pneumonia, serta tantangan kesehatan global lainnya. Kegiatan ini turut menghadirkan Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai pembicara kehormatan.

 

Rangkaian pelaksanaan ICTROMI 2025 diawali dengan kegiatan workshop intensif yang berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari agenda pra-kongres. Workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi peserta melalui pembahasan aplikatif serta berbasis bukti ilmiah terkini di bidang kedokteran tropis dan penyakit infeksi.

 

Kegiatan workshop menghadirkan narasumber yang memiliki keahlian serta pengalaman profesional di bidangnya masing-masing. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara mendalam, mempelajari pendekatan klinis terbaru, serta memahami perkembangan riset mutakhir yang relevan dengan praktik pelayanan kesehatan dan penelitian. Sesi ini menjadi fondasi penting sebelum pelaksanaan konferensi utama, sekaligus mendorong kolaborasi ilmiah yang lebih luas di antara akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan.

 

Setelah rangkaian workshop pra-kongres, kegiatan ICTROMI 2025 dilanjutkan dengan Symposium yang menghadirkan narasumber dari tingkat nasional hingga internasional. Symposium ini menjadi forum strategis untuk membahas isu-isu krusial terkait penyakit infeksi melalui pendekatan multidisiplin dan berbasis perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

 

Pada rangkaian acara Symposium yang dihadiri langsung oleh Prof. Stella Christie, beliau menyampaikan bahwa pentingnya pemanfaatan kemajuan teknologi yang diiringi dengan peningkatan kapasitas riset guna mendorong lahirnya inovasi di bidang kesehatan. Ia menilai ICTROMI sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan metode dan pendekatan terbaru dalam penanganan penyakit infeksi yang lebih cepat, efektif, dan berbasis ilmiah.

 

“Pendekatan ilmiah yang kuat dan mudah dipahami sangat penting agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam upaya penyembuhan penyakit,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Prof. Stella juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, yang memiliki implikasi besar terhadap dinamika penularan penyakit infeksi. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan yang komprehensif dinilai krusial untuk meminimalkan dampak penyebaran penyakit, baik di tingkat nasional maupun global.

 

Sementara itu, Dr. dr. Bastian Lubis, M.Ked(An), Sp.An-Ti, Subsp.TI(K), selaku Ketua Panitia ICTROMI 2025, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan mencakup workshop, syposium pra-kongres, hingga pelaksanaan konferensi utama yang didampingin dengan kegiatan lomba seperti, Turbo Talk, Poster Presentation dan Oral Presentation. Acara ini dihadiri oleh peneliti, akademisi, serta praktisi kesehatan dari berbagai institusi dan jejaring internasional.

 

“Konferensi ini menghadirkan para ahli di bidangnya masing-masing, dan kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah dalam memfasilitasi diskusi ilmiah berskala internasional,” tuturnya.

 

Berita