Pada tanggal 24 - 28 Juni 2024, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) diundang untuk berpartisipasi dalam lokakarya selama lima hari tentang “Mengembangkan Agenda Regional untuk Pengawasan dan Penelitian Air Limbah dan Lingkungan untuk Epidemi dan Pandemi” di Singapura. Lokakarya ini diselenggarakan oleh Programme for Research in Epidemic Preparedness And REsponse (PREPARE) bekerja sama dengan Temasek Foundation (TF), Othe Health Emergency Preparedness and Response Authority (HERA), the National Environment Agency (NEA) Singapore, Asia Pathogen Genomics Initiative (Asia PGI), and the Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF). Lokakarya ini merupakan bagian dari program Research Engagements and Action against Diseases caused by Infections (READI), yang bertujuan untuk membangun kemitraan ASEAN melalui kolaborasi aktif dalam hal pelatihan, penelitian, dan pengembangan kapasitas.
Sebagai bagian dari lokakarya ini, Konferensi Regional pertama dari Global Consortium for Wastewater and Environment Surveillance System for Public Health (GLOWACON) diadakan pada tanggal 24-25 Juni 2024. Menurut delegasi FK USU dr Evita Mayasari PhD, dari Departemen Mikrobiologi, lokakarya ini dihadiri oleh 38 anggota GLOWACON dari 22 negara di enam benua. Selama konferensi dan lokakarya, tuan rumah dan para pembicara mempresentasikan dan mendiskusikan perspektif regional dan internasional tentang wastewater & environmental surveillance (WES) dan penelitian untuk epidemi & pandemi. Sementara itu, selama lokakarya, para delegasi mendiskusikan prioritas, kapasitas yang ada, dan kebutuhan untuk WES dan penelitian untuk epidemi & pandemi di wilayah masing-masing negara. Akhirnya, lokakarya ditutup dengan diskusi untuk pengembangan bersama proyek kolaborasi di dalam dan antar negara.
Delegasi Indonesia terdiri dari dosen-peneliti, dokter, perwakilan organisasi penelitian non-pemerintah, perwakilan organisasi penyandang dana penelitian pemerintah (DRTPM), dan perwakilan pengambil keputusan (Kementerian Kesehatan). Delegasi Indonesia melaporkan penelitian WES tentang COVID-19 dan Salmonella sp. dari sampel air limbah rumah sakit. Indonesia juga terlibat dalam proyek percontohan WES dan penelitian organisme yang resisten terhadap antimikroba. Dengan mengembangkan kolaborasi penelitian, FK USU memiliki potensi untuk berpartisipasi lebih lanjut dalam pertemuan WES dan penelitian di masa depan untuk pengendalian dan pencegahan penyakit menular.