Medan, 31 Juli 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) melalui Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas (IKK) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Wahana Pendidikan Mahasiswa S1 Kedokteran dan Profesi Dokter FK USU. Kegiatan dihadiri Ketua Departemen IKK FK USU, Prof. dr. Putri Chairani Eyanoer, Ms.Epi, Ph.D.,, FISPH., FISCM., Sp.KKLP dan Sekretaris Departemen IKK FK USU, dr. Fauzi Budi Satria, MPH, Ph.D serta para Kepala Puskesmas yang menjadi wahana pendidikan mahasiswa. Dari 11 Puskesmas yang diundang, sebanyak 9 Kepala Puskesmas hadir.
Monev membahas pelaksanaan pendidikan mahasiswa melalui Blok Global Health semester 6 dan 7, evaluasi pendidikan mahasiswa Program Profesi Dokter di Puskesmas, serta mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala. Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antara FK USU dan Puskesmas dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

Pada Blok Global Health semester 6, mahasiswa akan melaksanakan pembelajaran lapangan di Puskesmas, klinik pratama, dan rumah sakit. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga menilai alur pelayanan, mengidentifikasi permasalahan dan kesenjangan, serta menyusun alternatif perbaikan. Hasil observasi akan didiskusikan dan disampaikan kembali kepada fasilitas kesehatan sebagai external evaluation untuk memberikan perspektif tambahan dalam peningkatan mutu pelayanan.
Kegiatan tersebut mendukung SDGs Tujuan 3: Good Health and Well-Being, melalui penguatan kapasitas calon dokter dalam memahami pelayanan kesehatan dan mengidentifikasi peluang peningkatan mutu layanan. Pembelajaran langsung di fasilitas kesehatan juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk memahami kebutuhan pelayanan kesehatan secara lebih nyata.
Sementara itu, mahasiswa semester 7 akan mempelajari community resilience, yaitu kemampuan masyarakat menghadapi, beradaptasi, dan pulih dari berbagai perubahan maupun tekanan, termasuk perubahan lingkungan, bencana alam, konflik sosial, serta perubahan sosial dan ekonomi. Para Kepala Puskesmas turut mendukung penentuan lokasi observasi sesuai kondisi wilayah kerja masing-masing.
Pembelajaran berbasis komunitas tersebut sejalan dengan SDGs Tujuan 4: Quality Education, karena memberikan pengalaman belajar kontekstual sekaligus mengembangkan kemampuan analisis masalah kesehatan, komunikasi, edukasi, dan kolaborasi mahasiswa.
Dalam evaluasi pendidikan Program Profesi Dokter, disepakati bahwa monev ke masing-masing Puskesmas dilaksanakan dua kali setiap semester, sedangkan monev bersama seluruh stakeholder wahana pendidikan FK USU dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun. Mahasiswa akan menjalani pendidikan di Puskesmas selama empat minggu dengan penempatan sekitar 2–5 mahasiswa sesuai kapasitas masing-masing wahana.

Selama rotasi, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam pelayanan klinik, promosi kesehatan, Posyandu, kunjungan rumah, program penyakit kronis, analisis masalah kesehatan, epidemiologi lapangan, pendidikan kesehatan, hingga kolaborasi interprofesional.
Kerja sama berkelanjutan antara FK USU dan Puskesmas juga mendukung SDGs Tujuan 17: Partnerships for the Goals, melalui penguatan kemitraan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Sinergi ini diharapkan memastikan kegiatan pendidikan berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, Puskesmas, serta masyarakat.
Kegiatan monev berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari para Kepala Puskesmas. Hasil kegiatan menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi dan penyelenggaraan pendidikan mahasiswa FK USU di Puskesmas sebagai wahana pendidikan yang mendukung pembelajaran berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.