Medan – Fakultas Kedokteran USU kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan mahasiswanya mengikuti program pertukaran pelajar internasional yang diselenggarakan oleh International Federation of Medical Students' Associations (IFMSA) tahun 2026. Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen FK USU dalam mendukung internasionalisasi pendidikan, memperluas jejaring akademik global, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar dan penelitian di berbagai negara.

Tiga mahasiswa FK USU berhasil lolos dalam program Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE) dan Standing Committee on Research Exchange (SCORE), yaitu:

  1. Ayesha Zahira Afhamy – Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE), OB-GYN Unit, Lublin, Polandia.

  2. Astrid Beauty Clarissa Nasution – Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE), OB-GYN Unit, Caen, Prancis.

  3. Audi Panjaitan – Standing Committee on Research Exchange (SCORE), Kuala Lumpur, Malaysia.

Program SCOPE merupakan program pertukaran klinik internasional yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa kedokteran untuk memperoleh pengalaman praktik dan pembelajaran klinis di rumah sakit pendidikan di berbagai negara. Sementara itu, SCORE memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan penelitian di institusi akademik dan pusat riset internasional, sehingga mampu meningkatkan kapasitas ilmiah, kemampuan berpikir kritis, serta kolaborasi riset lintas negara.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, Prof. dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu, M.Ked(Ped), Sp.A(K), Ph.D(CTM). menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa yang telah mengharumkan nama fakultas di tingkat internasional.

"Keikutsertaan mahasiswa FK USU dalam program pertukaran internasional ini merupakan cerminan kualitas, daya saing, dan semangat belajar mahasiswa kami. FK USU senantiasa mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai peluang internasional sebagai sarana memperkaya pengalaman akademik, memperluas perspektif global, serta membangun jejaring profesional dengan institusi pendidikan kedokteran di berbagai negara. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan diri peserta, tetapi juga dapat dibagikan kepada sivitas akademika FK USU sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di fakultas." ujar Prof. Ayodhia.

Program pertukaran internasional ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang komprehensif melalui interaksi lintas budaya, sistem pelayanan kesehatan yang berbeda, serta lingkungan akademik internasional. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional, kemampuan komunikasi, serta kepemimpinan di era global.

Selain memberikan manfaat bagi peserta, keterlibatan mahasiswa FK USU dalam program IFMSA juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat reputasi internasional serta memperluas kolaborasi akademik dengan berbagai institusi pendidikan kedokteran di dunia. Hal ini sejalan dengan visi FK USU untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun pelayanan kesehatan.

Keikutsertaan mahasiswa FK USU dalam program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui peningkatan akses terhadap pengalaman belajar berkualitas di tingkat internasional, serta SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui penguatan kemitraan dan kolaborasi akademik global.

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang berhasil mengikuti program pertukaran internasional IFMSA Tahun 2026. Semoga kesempatan berharga ini menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, memperluas jejaring internasional, serta membawa nama baik FK USU, Universitas Sumatera Utara, dan Indonesia di tingkat global.