Peran semaglutide dalam penyakit Cardio-Kidney-Metabolic (CKM) menjadi topik utama dalam Mini Seminar Gizi Klinik yang diselenggarakan pada Rabu, 9 Juli 2025. Diskusi juga membahas efektivitas semaglutide dalam mengurangi massa lemak pada individu dengan obesitas atau kelebihan berat badan yang disertai kondisi kesehatan lain.
Dengan tema "Peran Semaglutide di Seluruh Spektrum CKM", seminar ini dihadiri oleh para dosen dari Program Studi Gizi Klinik, mahasiswa pascasarjana Program Studi Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, serta anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Sumatera Utara. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan PT Novo Nordisk Indonesia.
Seminar ini memberikan wawasan penting bagi para spesialis Gizi klinik terkait penatalaksanaan penyakit CKM dan obesitas. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah bahwa semaglutide termasuk dalam golongan agonis reseptor GLP-1, yang meniru hormon alami tubuh dalam mengatur kadar gula darah dan nafsu makan. Mekanisme kerjanya mencakup stimulasi pelepasan insulin, menekan produksi glukagon, dan memperlambat pengosongan lambung untuk meningkatkan rasa kenyang.
Penting untuk ditegaskan bahwa semaglutide tidak menggantikan insulin dan tidak dianjurkan untuk penderita diabetes tipe 1. Untuk hasil optimal, penggunaannya perlu dikombinasikan dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik, yang menegaskan peran penting Gizi klinik dalam strategi penanganan.
Acara ini juga menjadi wadah diskusi produktif mengenai integrasi semaglutide dalam penanganan pasien secara komprehensif, sekaligus menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam mengatasi gangguan CKM dan obesitas. Seminar ini sukses meningkatkan pemahaman peserta terhadap opsi terapi terkini dalam praktik Gizi klinik.