Medan, 26 November 2025 —Fakultas Kedokteran USU menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter pada Selasa (03/12/2024). Pelantikan dan Sumpah Dokter ini dilaksanakan di Gedung Aula Lt. 3 FK USU. Pengangkatan Sumpah Dokter dipimpin oleh Wakil Dekan II FK USU, Dr. dr. Muara Panusunan Lubis M.Ked(OG), Sp.OG(K). Teks Sumpah Dokter dibacakan oleh dr. Hafizh Yuda Paleva dan diikuti oleh seluruh dokter yang akan dilantik.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran USU, Prof. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K)., mengatakan jika tradisi acara pengambilan Sumpah Dokter yang telah disaksikan bersama tadi merupakan pernyataan kesiapan para dokter baru untuk mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat. Hendaknya pernyataan tersebut tidak hanya sekedar dilafadzkan namun harus selalu diingat dikarenakan pernyataan sumpah spiritual tersebut mempunyai dampak yang sangat mendalam bagi setiap alumni sejak saat ini sampai akhir hayat.

Beliau juga berpesan kepada seluruh dokter spesialis yang baru dilantik agar selalu tetap mengedepankan ”Adab Dulu Baru Ilmu” karena Adab menjadi dasar karakter seseorang, karena pengetahuan yang tinggi harus disertai dengan moral dan sikap yang baik. Dan “Primum non nocere” yang dimaksud adalah prinsip dasar dalam dunia kedokteran dan etika medis, yang menegaskan bahwa tindakan seorang dokter harus selalu mengutamakan keselamatan pasien.
Ketua Umum Pengurus Ikatan Alumni FK USU, dr. Zainal Safri, Sp.PD, Subsp.KV, Sp.JP(K)., mengatakan dalam sambutannya untuk Bapak Ibu dosen terus membimbing para dokter baru agar kelak dapat menjadi dokter spesialis yang profesional. Pembinaan berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi lulusan dan memastikan mereka siap berkontribusi dalam meningkatkan layanan kesehatan di masyarakat.
”Kementerian Kesehatan RI saat ini membutuhkan sekitar 50.000–70.000 dokter spesialis, sehingga para dokter yang baru dilantik diharapkan segera melanjutkan pendidikan ke program spesialis. Kesempatan ini dapat ditempuh melalui berbagai jalur, termasuk beasiswa Kemenkes ataupun LPDP dan program pendanaan lain yang bekerja sama dengan pemerintah, sehingga semakin banyak lulusan yang dapat mengisi kebutuhan tenaga kesehatan nasional.” tambah beliau.
Selanjutnya, sambutan dari perwakilan orang tua, Tiorita Br. Surbakti, SH., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. ”Saya ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik yang telah berperan besar dalam membimbing dan mendidik anak-anak kami hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar dokter ini. Perjalanan panjang yang dilalui para lulusan tidak terlepas dari dedikasi para dosen, instruktur klinis, dan seluruh civitas akademika yang telah memberikan ilmu, teladan, dan dukungan tanpa henti.”
