Scripta Research Festival (SRF) Fakultas Kedokteran USU merupakan kompetisi ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh SCORE PEMA Fakultas Kedokteran USU. SRF Fakultas Kedokteran USU kali ini menggandeng Pelatihan Keilmiahan dan Keterampilan Organisasi (PK2O) untuk menyukseskan kompetisi ini. SRF FK USU x PK2O 2025 dilaksanakan pada tanggal 05–08 Februari 2025 dengan mengusung tema “EINSTEIN: Empowering Innovation and Networking to Advance Metabolic System, Foster Public Health Awareness, and Educate Future Healthcare Professionals”. Seperti tahun sebelumnya, cabang yang akan dilombakan ada 4 yaitu Public Poster, Scientific Essay, Literature Review, dan Oral Presentation.

SRF FK USU x PK2O 2025 yang diadakan setiap tahunnya ini memiliki tujuan untuk menciptakan serta mendukung terbentuknya iklim keilmiahan di kalangan mahasiswa kedokteran tentunya di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan SRF FK USU x PK2O 2025 sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education melalui penyediaan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan penelitian, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan ilmiah. Kompetisi ini juga mendorong terciptanya budaya belajar dan pengembangan kapasitas mahasiswa kedokteran secara berkelanjutan.
Dekan Fakultas Kedokteran USU, Prof. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K)., diwakilkan oleh Wakil Dekan I, Dr. dr. Delyuzar, M.Ked(PA), Sp.PA(K)., dalam sambutannya menyampaikan harapan besarnya agar penyelenggaraan SRF ini bisa diadakan terus di tahun-tahun mendatang, serta diikuti lebih banyak lagi peserta dari berbagai Fakultas Kedokteran yang ada di Indonesia.
“Dari berbagai perlombaan yang digelar dalam SRF FK USU x PK2O 2025 ini, saya berharap para delegasi mampu menambah semangat penelitian yang telah ada di kalangan mahasiswa kedokteran se-Indonesia. Semakin banyak universitas yang mengirimkan peserta untuk SRF FK USU x PK2O 2025 ini, maka diharapkan juga semakin banyak pula terjaring karya-karya terbaik. SRF adalah kegiatan positif yang akan memberikan peluang bagi inovasi-inovasi baru untuk muncul di permukaan,” ujar dr. Delyuzar.
Dorongan terhadap penelitian dan munculnya berbagai inovasi di bidang kesehatan tersebut turut mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure. Melalui kompetisi ilmiah, mahasiswa didorong untuk menghasilkan gagasan dan karya inovatif yang dapat menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan serta solusi terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Pada hari kedua, seluruh delegasi finalis mengikuti babak final sesuai cabang lomba masing-masing yang bertempat di Aula Lt. 3 Fakultas Kedokteran USU (06/02/2025). Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan kegiatan city tour ke beberapa destinasi wisata Kota Medan meliputi Biro Rektor USU, Istana Maimun, dan Masjid Raya Medan. Kegiatan ditutup dengan kegiatan wisata kuliner malam serta LO time di restoran Wajir Seafood dan Sibolang Durian.
Jum’at, 07 Februari 2025 acara dilanjutkan dengan Simposium nasional yang diisi oleh beberapa narasumber, di antaranya Prof. Rusly Harsono, MD., M.Sc., MBA., FAAP., DipABLM, CHEF "Diabetes Treatment in The Perspective of Lifestyle Medicine". Bernard Adi Duanta Tarigan, S.Si "Utilization of Genmic Data in Diabetes Treatment". Prof. Dr. dr. Dina Keumala Sari, M.Gizi., Sp.GK(K) "Combating Obesity with Personalized Nutrigenomics Approach". Prof. Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD., K-EMD "Management of Diabetes Using Herbal Medicine". Setelah mengikuti simposium, para finalis berkesempatan mengikuti workshop dengan materi “Anaphylaxis in Children (Multiple Cases)”, “Neonatal Resuscitation”, dan “pGALS Examination”. Kegiatan hari ketiga pun ditutup dengan closing ceremony dan pengumuman pemenang yang dihadiri oleh seluruh finalis yang bertempat di Aula Lt. 3 Fakultas Kedokteran USU.
Rangkaian simposium dan workshop yang membahas berbagai isu kesehatan tersebut turut mendukung SDG 3: Good Health and Well-being. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai berbagai permasalahan kesehatan, meningkatkan kompetensi, serta memahami pendekatan ilmiah dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


Di hari terakhir, dilaksanakan kegiatan city tour menuju Danau Toba bersama delegasi finalis lainnya. Pada city tour ini para delegasi mengunjungi beberapa tempat wisata di antaranya Pantai Bebas Parapat, Danau Toba, Makam Raja Sidabutar, Penampilan Sigale-gale, dan berbelanja di Pasar Pelabuhan Tomok. Setelah kegiatan city tour selesai, para delegasi melakukan ishoma dan perjalanan kembali ke hotel.
Keikutsertaan mahasiswa kedokteran dari berbagai perguruan tinggi dalam SRF FK USU x PK2O 2025 juga mencerminkan semangat kolaborasi dan jejaring akademik antarinstitusi. Hal ini sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan hubungan antarmahasiswa, perguruan tinggi, dan komunitas akademik dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan kedokteran di Indonesia.