erhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) Medan mengadakan kegiatan World Cancer Day PERABOI Medan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia dengan mengangkat tema “United By Unique” pada 15–16 Februari 2025 di Grand Mercure Hotel Maha Cipta Medan Angkasa.

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahayanya penyakit kanker, mempromosikan tindakan pencegahan, serta menekankan pentingnya melakukan check up sejak dini.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being melalui upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker, mendorong pencegahan, serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.

dr. Endi Taris Pasaribu, Msi.Med, SpB. Subsp.Onk(K)., selaku Ketua Panitia membuka kegiatan ini dan dilanjutkan dengan memberikan kata sambutan. Dr. Endi Taris berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta tujuan dari kegiatan ini bisa tepat sasaran dan dapat memberi ilmu yang bermanfaat bagi para peserta yang hadir, seperti diketahui kegiatan ini dihadiri oleh 200 peserta terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, mahasiswa kedokteran, dan tenaga kesehatan lainnya.

Keterlibatan dokter spesialis, dokter umum, mahasiswa kedokteran, dan tenaga kesehatan dalam kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Quality Education. Melalui kegiatan edukasi dan berbagi pengetahuan, para peserta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kanker.

Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran USU, Dr. dr. Muara Panusunan Lubis, M.Ked(OG), Sp.OG(K)., mewakili Dekan Fakultas Kedokteran USU menyampaikan bahwa kanker merupakan penyakit yang paling berbahaya di dunia ini. Namun dengan pengetahuan dan tindakan yang sesuai kita dapat mengurangi risiko ini.

“Kanker adalah salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia. Namun dengan adanya pengetahuan, kesadaran serta tindakan yang tepat kita juga bisa mengurangi risiko dan meningkatkan harapan hidup bagi penderita penyakit ini,” ujar beliau.

“Kegiatan World Cancer Day ini diikuti oleh para dokter spesialis, dokter umum, mahasiswa kedokteran, dan tenaga kesehatan lainnya. Mari kita bergabung untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung upaya pencegahan dan pengobatan kanker ini agar kita dapat menciptakan dunia yang lebih sehat dan lebih baik,” tambah dr. Muara.

Pesan tersebut semakin memperkuat komitmen terhadap SDG 3: Good Health and Well-being, khususnya dalam meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan akses terhadap pengetahuan kesehatan yang dapat mendukung upaya pengendalian penyakit kanker serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Perwakilan Bidang Organisasi YKI Sumut, Hadyan Yunhas, juga menyatakan dukungannya agar peringatan World Cancer Day menjadi agenda tetap yang diadakan tiap tahunnya dan diisi dengan sejumlah acara agar masyarakat teredukasi perihal bahaya kanker.

Kolaborasi antara organisasi profesi, institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan organisasi yang bergerak di bidang kanker dalam kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals. Penguatan kemitraan tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi kesehatan dan meningkatkan kontribusi bersama dalam upaya pencegahan serta pengendalian kanker di masyarakat.