Delegasi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergengsi tingkat internasional, World Science Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2025, yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Pancasila dan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University. Kompetisi ini dilaksanakan secara hibrida pada tanggal 14 Mei 2025 di Jakarta, Indonesia, dan diikuti oleh 235 tim dari 10 negara. Prestasi ini sejalan dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pencapaian akademik mahasiswa di tingkat internasional.

Ajang ini juga merupakan wadah penting bagi para inovator muda untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta penguasaan sains dan teknologi dalam menjawab tantangan global.

WSEEC merupakan kompetisi tahunan yang lahir dari kebutuhan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0, di mana kemampuan literasi, penguasaan teknologi, dan integrasi keilmuan menjadi tuntutan utama dalam mencetak generasi unggul. Kompetisi ini tidak hanya menekankan aspek ilmiah dan teknis, tetapi juga membangun jaringan kolaborasi lintas budaya, mempertemukan peserta dari berbagai negara dengan latar belakang akademik yang beragam. Hal ini sejalan dengan SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi dan penguasaan teknologi.

Tahun ini, Fakultas Kedokteran USU mengirimkan satu tim unggulan yang terdiri dari tiga mahasiswa kedokteran, yaitu Liza Chairina Balchya Lubis, Jeanne Aprillia Sari br Simanullang, dan Azzuhra Putri Siregar, yang berkolaborasi dengan dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI), yakni Perwira Satria QD dan Sabrina Marisi Siahaan.

Kegiatan ini dimulai pada 15 April 2025 melalui berbagai tahap seleksi ketat, mulai dari penilaian judul inovasi, pengumpulan dan evaluasi full paper, hingga seleksi finalis dan presentasi daring di hadapan juri internasional. Melalui kerja keras, dedikasi, dan bimbingan yang intensif, tim USU berhasil meraih medali emas, mengungguli puluhan peserta lainnya dari berbagai negara.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim, tetapi juga menandai kemajuan strategis Fakultas Kedokteran USU dalam membina mahasiswanya agar mampu bersaing di tingkat global. Delegasi secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Prof. Dr. dr. Yunita Sari Pane, M.Si., selaku pembimbing, yang telah memberikan arahan dan dukungan moril yang sangat berarti selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung. Hal ini sejalan dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa.

Fakultas Kedokteran USU menyampaikan kebanggaan kepada para delegasi atas pencapaian ini serta rasa syukur atas kesempatan yang diberikan, dengan harapan agar capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dan membuka jalan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi internasional mendatang.