> Berita > Tiga Guru Besar Baru Fakultas Kedokteran USU Resmi Dikukuhkan
Tiga Guru Besar Baru Fakultas Kedokteran USU Resmi Dikukuhkan
Dipublikasi Pada
19 Februari 2025
Dipublikasi Oleh
Khairul Azmi
Thumbnail Tiga Guru Besar Baru Fakultas Kedokteran USU Resmi Dikukuhkan
Pelaksanaan pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi simbol tanggung jawab besar bagi para akademisi untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan penelitian. Dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, USU semakin memperkuat posisinya sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.
Tiga akademisi dari Fakultas Kedokteran USU kembali dikukuhkan menjadi Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara dalam sebuah upacara akademik yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU, pada Senin, 17 Februari 2025.
Prof. Dr. dr. Bintang Yinke Magdalena Sinaga, M.Ked (Paru), Sp.P(K),
Prof. Dr. dr. Julandi Harahap, MA, FISPH, FISCM, M.Kal, dan
Prof. Dr. dr. Kamal Basri Siregar, M.Ked (Surg), Sp.B Subsp.Onk(K) FICS, M.H.Kes
Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., selaku Rektor USU mengatakan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari perjalanan panjang USU dalam membangun ekosistem akademik yang lebih kuat. Beliau juga menekankan bahwa peran Guru Besar tidak hanya terbatas dalam ruang kelas, tetapi juga dalam memberikan wawasan yang lebih luas bagi masyarakat.
Pengukuhan ini menjadi bukti nyata kontribusi USU dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan ilmu kesehatan. Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan oleh USU.
Pada sesi pidato ilmiah, masing-masing guru besar memaparkan penelitian dan gagasan dari bidang keahlian mereka. Prof. Dr. dr. Bintang memulai dengan pidato berjudul “Terapi Pencegahan Tuberkulosis pada Infeksi Laten Tuberkulosis: Tantangan dan Solusi Menuju Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia”. Dilanjutkan oleh Prof. Dr. dr. Julandi yang membahas pentingnya “Optimalisasi Kesehatan Reproduksi sebagai Strategi Pencegahan Stunting: Pendekatan Holistik untuk Generasi Berkualitas”. Pidato kemudian ditutup oleh Prof. Dr. dr. Kamal dengan tema “Liquid Biopsy sebagai Inovasi Revolusioner dalam Diagnosis, Prognosis dan Pendekatan Terapi Kanker Masa Depan”.
Pelaksanaan pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi simbol tanggung jawab besar bagi para akademisi untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan penelitian. Dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, USU semakin memperkuat posisinya sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.