home icon
search icon
menu icon

Penyakit Dalam

Program Pendidikan Dokter Spesialis (Sp-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Spesialis Penyakit Dalam

Gastroenterologi dan Hepatologi

Gastroenterologi dan Hepatologi

Gastroenterologi dan Hepatologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit sistem pencernaan dan hati. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi saluran pencernaan, liver, dan organ terkait. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit pencernaan seperti maag, usus, pankreas, dan penyakit hati seperti sirosis, hepatitis, dan kanker hati. Mereka juga memahami teknik diagnostik dan prosedur intervensi seperti endoskopi, kolonoskopi, dan biopsi hati. Tujuan utama dari Gastroenterologi dan Hepatologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit sistem pencernaan dan penyakit hati. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit kompleks sistem pencernaan dan hati. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan dan hati, serta mencegah dan mengelola berbagai penyakit terkait.
Kardiologi

Kardiologi

Kardiologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit jantung. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi jantung, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan jantung. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, aritmia, dan penyakit katup jantung. Mereka memahami teknik diagnostik seperti elektrokardiografi, echocardiography, dan kardiak kateterisasi. Tujuan utama dari Kardiologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit jantung. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit jantung kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan jantung dan mencegah penyakit jantung, yang merupakan salah satu penyebab utama kematian global.
Nefrologi dan Hipertensi

Nefrologi dan Hipertensi

Nefrologi dan Hipertensi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit ginjal dan hipertensi. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem kemih serta pengaruh tekanan darah terhadap kesehatan. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit ginjal seperti gagal ginjal, pielonefritis, dan penyakit ginjal kronis. Mereka juga memahami faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah dan penyakit hipertensi. Tujuan utama dari Nefrologi dan Hipertensi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit ginjal dan hipertensi. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit ginjal dan hipertensi kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ginjal dan mengelola tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.
Endokrinologi Metabolik

Endokrinologi Metabolik

Endokrinologi Metabolik adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit yang berkaitan dengan hormon dan metabolisme tubuh manusia. Mahasiswa memahami sistem endokrin, regulasi hormonal, dan hubungan metabolisme dengan kesehatan. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit endokrin seperti diabetes, gangguan tiroid, osteoporosis, dan gangguan hormon lainnya. Mereka memahami teknik diagnostik dan terapi seperti pengelolaan insulin, terapi hormon, dan pengaturan metabolisme. Tujuan utama dari Endokrinologi Metabolik adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit endokrin dan metabolisme. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit endokrin dan gangguan metabolisme kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan hormonal dan metabolisme, serta mengelola penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi berbagai organ dan sistem dalam tubuh.
Pulmonologi dan Alergi Imunologi

Pulmonologi dan Alergi Imunologi

Pulmonologi dan Alergi Imunologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit paru-paru, gangguan pernapasan, serta alergi dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Mahasiswa memahami anatomi dan fisiologi sistem pernapasan, patofisiologi penyakit paru-paru, alergi, dan respons imun tubuh. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit paru seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), fibrosis paru, dan penyakit interstisial. Mereka juga memahami kondisi alergi seperti rinitis alergi, asma alergi, dan reaksi alergi lainnya, serta mekanisme respons imun tubuh. Tujuan utama dari Pulmonologi dan Alergi Imunologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit pernapasan dan gangguan imunologi. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit paru dan alergi kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan pernapasan dan mengelola alergi serta gangguan sistem kekebalan tubuh.
Hematologi dan Onkologi Medik

Hematologi dan Onkologi Medik

Hematologi dan Onkologi Medik adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit darah (hematologi) dan kanker (onkologi). Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem hematologi, serta prinsip-prinsip dasar kanker dan perkembangannya. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit darah seperti anemia, leukemia, dan gangguan pembekuan darah. Mereka juga memahami berbagai jenis kanker, metode diagnosis, dan terapi yang meliputi kemoterapi, radioterapi, dan terapi target. Tujuan utama dari Hematologi dan Onkologi Medik adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit hematologi dan kanker. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit hematologi dan kanker yang kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan darah dan memberikan perawatan untuk pasien yang menghadapi kanker.
Penyakit Tropik dan Infeksi

Penyakit Tropik dan Infeksi

Penyakit Tropik dan Infeksi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit infeksi, khususnya yang umum terjadi di wilayah tropis. Mahasiswa memahami agen penyebab, penularan, manifestasi klinis, dan penanganan penyakit infeksi serta faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit tropis. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit infeksi seperti malaria, demam berdarah, tuberkulosis, infeksi saluran pernapasan, dan infeksi gastrointestinal. Mereka memahami metode diagnostik, pengobatan, serta tindakan pencegahan dan kontrol penyebaran penyakit infeksi. Tujuan utama dari Penyakit Tropik dan Infeksi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit infeksi, khususnya yang umum di wilayah tropis. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit infeksi kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan masyarakat di wilayah tropis, mengendalikan penyakit infeksi, dan memastikan pencegahan penyebaran penyakit.
Reumatologi

Reumatologi

Reumatologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit autoimun dan gangguan sistem muskuloskeletal. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem muskuloskeletal serta respons imun tubuh yang terlibat dalam penyakit reumatologi. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit reumatologi seperti arthritis reumatoid, lupus eritematosus sistemik, osteoartritis, dan penyakit jaringan ikat. Mereka memahami teknik diagnostik, pengobatan, dan manajemen gejala yang meliputi terapi obat, terapi fisik, dan tindakan intervensi. Tujuan utama dari Reumatologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit reumatologi. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan penyakit reumatologi kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem muskuloskeletal dan sistem kekebalan tubuh, serta meningkatkan kualitas hidup bagi pasien dengan penyakit kronis.
Geriatri

Geriatri

Geriatri adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan kesehatan orang dewasa yang lebih tua. Mahasiswa memahami aspek medis, psikologis, dan sosial dari penuaan serta memahami bagaimana proses penuaan mempengaruhi sistem tubuh. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai kondisi yang umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua seperti demensia, osteoartritis, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan kognitif. Mereka memahami metode diagnostik, pengobatan, manajemen kesehatan, dan perencanaan perawatan untuk populasi lansia. Tujuan utama dari Geriatri adalah memberikan perawatan holistik, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit yang sering terkait dengan penuaan. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien lansia dengan memperhatikan kebutuhan khusus mereka. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan kualitas hidup orang dewasa yang lebih tua, mengoptimalkan kesehatan fungsional, dan membimbing pasien dan keluarganya dalam membuat keputusan perawatan yang tepat.
Psikosomatik

Psikosomatik

Psikosomatik adalah bidang khusus dalam program spesialis Penyakit Dalam yang memfokuskan pada studi dan pemahaman hubungan kompleks antara aspek psikologis, emosional, dan fisik dari individu dalam konteks penyakit. Mahasiswa memahami bagaimana faktor psikologis dapat mempengaruhi timbulnya, perkembangan, dan perjalanan penyakit fisik. Selama program, mahasiswa mempelajari interaksi antara stres, emosi, dan kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, maag, dan penyakit kronis lainnya. Mereka memahami bagaimana perubahan psikologis dan emosional dapat mempengaruhi sistem imun dan respons tubuh terhadap penyakit. Tujuan utama dari Psikosomatik adalah memberikan perawatan yang holistik, memahami faktor psikologis yang berperan dalam penyakit, dan membantu pasien dalam mengelola stres dan emosi yang terkait dengan kondisi medis mereka. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu mengintegrasikan pendekatan psikosomatis dalam praktik klinis mereka. Bidang ini memiliki peran penting dalam membimbing pasien dalam mengelola stres, emosi, dan kondisi medis mereka, serta mendukung penyembuhan holistik.
ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi Sp-1 Ilmu Penyakit Dalam
Spesialis Penyakit Reguler
Rp15.000.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Penyakit Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp22.000.000 Sekali Bayar
Spesialis Penyakit Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp15.000.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Penyakit Dana Kelengkapan Akademik
Rp22.000.000 Per mahasiswa/ 1 semester
ornament

Capaian Pembelajaran

Ilmu Penyakit Dalam adalah salah satu spesialisasi medis yang berfokus pada berbagai penyakit atau masalah kesehatan pada organ-organ dalam orang dewasa. Spesialis ini juga dapat memastikan jenis penyakit yang menyerang hingga melakukan diagnosis yang berguna untuk memberikan pengobatan agar gangguan dapat teratasi. Dokter spesialis penyakit dalam disebut juga dengan internis.

Capaian Pembelajaran
1 Mampu bekerja di bidang keahlian pokok/profesi untuk jenis pekerjaan yang spesifik dan kompleks serta memiliki kompetensi kerja yang minimal serta dengan standar kompetensi profesi yang berlaku secara nasional/internasional
2 Mampu membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, kreatif, dan komprehensif
3 Mampu mengkomunikasikan hasil kajian, kritik, apresiasi, argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, kewirausahaan, dan kemaslahatan manusia, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat umum melalui berbagai bentuk media
4 Mampu melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaan profesinya baik oleh dirinya sendiri, sejawat, atau sistem institusinya
5 Mampu meningkatkan keahlian keprofesinya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja dengan mempertimbangkan kemutakhiran bidang profesinya ditingkat nasional, regional dan internasional
6 Mampu meningkatkan mutu sumber daya untuk pengembangan program strategis organisasi
7 Mampu memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah baik pada bidang profesinya, maupun masalah yang lebih luas dari bidang profesinya
8 Mampu bekerjasama dengan profesi lain yang sebidang maupun yang tidak sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan yang kompleks yang terkait dengan bidang profesinya
9 Mampu mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi dan kliennya
10 Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya
11 Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri dan tim yang berada dibawah tanggung jawabnya
12 Mampu berkontribusi dalam evaluasi atau pengembangan kebijakan nasional dalam rangka peningkatan mutu pendidikan profesi atau pengembangan kebijakan nasional pada bidang profesinya
13 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data serta informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya
14 Mampu mendiagnosis kasus-kasus penyakit dalam dengan menggunakan teknik anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang dengan benar
15 Mampu menangani kasus-kasus penyakit dalam sesuai dengan kompetensi Ilmu Penyakit Dalam