home icon
search icon
menu icon

Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher

Program Pendidikan Dokter Spesialis (Sp-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Spesialis Ilmu Kesehatan THT-BKL

Otologi

Otologi

Otologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit, gangguan, dan kelainan yang terkait dengan telinga. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi telinga serta fungsi pendengaran manusia. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit telinga seperti infeksi telinga, gangguan pendengaran, tinitus (bunyi berdengung di telinga), dan gangguan keseimbangan. Mereka juga memahami teknik diagnostik seperti audiometri, pengujian keseimbangan, dan teknik pencitraan yang membantu dalam diagnosis. Tujuan utama dari Otologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit telinga. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan keluhan telinga dan gangguan pendengaran. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan telinga dan pendengaran, serta memastikan fungsi pendengaran optimal.
Rinologi

Rinologi

Rinologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit, gangguan, dan kelainan yang terkait dengan hidung dan sinus paranasal. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi hidung serta gangguan pernapasan hidung. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit hidung seperti sinusitis, polip hidung, deviasi septum, dan alergi hidung. Mereka juga memahami teknik diagnostik seperti endoskopi hidung, pencitraan sinus, dan pengujian alergi. Tujuan utama dari Rinologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit hidung dan sinus. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan gangguan hidung kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan hidung dan sistem pernapasan atas, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan keluhan hidung.
Laring Faring

Laring Faring

Laring Faring adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan penyakit, gangguan, dan kelainan yang terkait dengan laring (kerongkongan) dan faring (tenggorokan). Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi laring dan faring serta gangguan fonasi dan deglutisi yang terkait. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit dan gangguan laring dan faring seperti polip laring, tumor, laringitis, faringitis, dan disfungsi vokal. Mereka juga memahami teknik diagnostik seperti videolaringoskopi, stroboskopi, dan pengujian fungsi vokal. Tujuan utama dari Laring Faring adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen penyakit laring dan faring. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan gangguan laring dan faring yang kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan laring dan faring serta memastikan fungsi fonasi dan deglutisi yang optimal.
Onkologi Bedah Kepala Leher

Onkologi Bedah Kepala Leher

Onkologi Bedah Kepala Leher adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan kanker dan tumor yang terjadi di kepala dan leher. Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi struktur kepala dan leher serta jenis-jenis kanker dan tumor yang dapat berkembang di wilayah ini. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai jenis kanker dan tumor seperti kanker tiroid, kanker mulut, kanker faring, dan tumor leher. Mereka memahami teknik diagnostik seperti biopsi, pencitraan medis, dan penentuan stadium penyakit. Tujuan utama dari Onkologi Bedah Kepala Leher adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen pasien dengan kanker dan tumor di kepala dan leher. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli bedah yang mampu merawat pasien dengan kondisi onkologi yang kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kanker kepala dan leher.
Maksilofasial Plastik Rekonstruksi

Maksilofasial Plastik Rekonstruksi

Maksilofasial Plastik Rekonstruksi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan gangguan dan deformitas di wilayah wajah, tengkorak, dan leher. Mahasiswa memahami anatomi kompleks, fisiologi, dan patofisiologi struktur wajah dan leher serta teknik bedah rekonstruksi untuk memperbaiki dan memulihkan fungsi dan estetika. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai kondisi dan gangguan yang memerlukan rekonstruksi maksilofasial, termasuk cedera wajah, kanker kulit, dan malformasi kongenital. Mereka memahami teknik bedah seperti rekonstruksi jaringan lunak, rekonstruksi tulang, dan transfer jaringan untuk memulihkan struktur dan estetika wajah. Tujuan utama dari Maksilofasial Plastik Rekonstruksi adalah memberikan perawatan yang holistik, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen pasien dengan gangguan struktural dan estetika di wajah dan leher. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli bedah yang mampu melakukan rekonstruksi yang presisi dan estetis pada area ini. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan keseimbangan estetika pasien, serta membantu mereka mengatasi trauma atau kelainan yang mempengaruhi wajah dan leher.
Alergi Imunologi

Alergi Imunologi

Alergi Imunologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan gangguan kekebalan tubuh dan reaksi alergi yang terkait dengan sistem pernapasan dan saluran pencernaan. Mahasiswa memahami respon imunologi tubuh terhadap alergen dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesehatan saluran pernapasan, hidung, tenggorokan, dan telinga. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai jenis alergi seperti rinitis alergi, asma, dermatitis kontak, dan anafilaksis. Mereka memahami teknik diagnostik seperti uji alergi, tes kulit, dan pemeriksaan fungsi paru. Tujuan utama dari Alergi Imunologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen pasien dengan gangguan alergi dan imunologi. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan reaksi alergi kompleks. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem kekebalan tubuh, mendiagnosis dan mengelola reaksi alergi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien yang sensitif terhadap alergen.
Neurotologi

Neurotologi

Neurotologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan gangguan dan penyakit yang terkait dengan sistem saraf pusat dan perifer yang mempengaruhi pendengaran dan keseimbangan. Mahasiswa memahami kompleksitas anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem saraf terkait dengan telinga dan keseimbangan. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai kondisi neurotologis seperti neuritis vestibular, tinnitus (bunyi berdengung di telinga), vertigo, dan gangguan pendengaran yang berhubungan dengan sistem saraf. Mereka juga memahami teknik diagnostik tingkat lanjut seperti audiometri khusus, tes keseimbangan, dan pencitraan saraf. Tujuan utama dari Neurotologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen pasien dengan gangguan neurotologis. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan gangguan kompleks pada sistem saraf terkait telinga dan keseimbangan. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem saraf terkait pendengaran dan keseimbangan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan gangguan neurotologis.
Bronkoesofagologi

Bronkoesofagologi

Bronkoesofagologi adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada studi, diagnosis, dan penanganan gangguan dan penyakit yang terkait dengan bronkus (saluran pernapasan ke paru-paru) dan esofagus (saluran makanan). Mahasiswa memahami anatomi, fisiologi, dan patofisiologi struktur bronkus dan esofagus serta gangguan yang dapat mempengaruhi fungsi pernapasan dan pencernaan. Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai penyakit dan gangguan seperti penyempitan bronkus, aspirasi makanan, hernia diafragma, dan refluks asam lambung yang mempengaruhi bronkus dan esofagus. Mereka memahami teknik diagnostik seperti bronkoskopi, esofagoskopi, dan uji fungsional pernapasan. Tujuan utama dari Bronkoesofagologi adalah memberikan perawatan komprehensif, mendiagnosis dini, dan merencanakan manajemen pasien dengan gangguan bronkus dan esofagus. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi ahli yang mampu merawat pasien dengan gangguan kompleks pada sistem pernapasan dan pencernaan. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem pernapasan dan pencernaan, serta membantu pasien mengatasi gangguan yang mempengaruhi bronkus dan esofagus.
THT Komunitas

THT Komunitas

THT Komunitas adalah bidang khusus dalam program spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Bedah Kepala Leher yang memfokuskan pada pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat terkait dengan masalah kesehatan telinga, hidung, tenggorokan, dan kepala leher. Mahasiswa memahami aspek sosial, budaya, dan lingkungan yang mempengaruhi kesehatan masyarakat di bidang THT. Selama program, mahasiswa mempelajari pendekatan preventif dan edukatif dalam mempromosikan kesehatan THT di komunitas. Mereka belajar tentang program imunisasi, deteksi dini, edukasi masyarakat, dan manajemen penyakit THT yang berfokus pada penyuluhan dan peningkatan kesadaran di komunitas. Tujuan utama dari THT Komunitas adalah memberikan perawatan kesehatan yang proaktif, edukasi, dan pencegahan penyakit THT di masyarakat. Para mahasiswa diarahkan untuk menjadi pemimpin yang mampu merencanakan dan melaksanakan program-program kesehatan di tingkat komunitas. Bidang ini memiliki peran penting dalam membentuk perilaku sehat dan memastikan akses pelayanan kesehatan THT yang baik di masyarakat.
ornament

Kurikulum

Berikut ini adalah daftar lengkap mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester.

Kode Mata Kuliah :
Semua expand_more
Cari Mata Kuliah
ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi Sp-1 Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala
Spesialis Ilmu Reguler
Rp18.500.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Ilmu Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp40.000.000 Sekali Bayar
Spesialis Ilmu Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp18.500.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Ilmu Dana Kelengkapan Akademik
Rp40.000.000 Per mahasiswa/ 1 semester
ornament

Capaian Pembelajaran

Kompetensi yang harus dikuasai oleh lulusan dokter spesialis THT-BKL FK USU tidak bersifat spesialistik saja tetapi harus menguasai kompetensi dasar, dan ini dapat dipenuhi dengan profesionalisme yang tinggi dengan pendekatan ilmu kedokteran berbasis bukti (evidence based medicine).

Capaian Pembelajaran
1 Menguasai dasar kelainan dan penyakit THT-KL, teori klinik umum dan keterampilan memeriksa; Memahami teknik cara mengatasi keadaan darurat (emergency) di bidang THT-KL; Memahami prinsip bedah umum, sterilitas, persiapan prabedah, dan perawatan pascabedah; Memahami metodologi penelitian dasar, statistik, komputer dan bahasa Inggris.
2 Menguasai pengetahuan klinik khusus THT-KL; Menguasai keterampilan memeriksa dan mengobati penderita di Poliklinik dan Ruang Rawat Inap secara umum; Menguasai keterampilan melakukan teknik anestesi untuk operasi lokal di KB THT-KL; Menguasai pengetahuan di bidang Patologi Anatomi, Radiologi dan Anestesi yang berhubungan dengan penyakit-penyakit THT-KL.
3 Menguasai pengetahuan klinik khusus THT-KL; Keterampilan memeriksa dan mengobati penderita di Poliklinik Sub bagian dan menentukan indikasi operasi; Menguasai keterampilan meiakukan operasi ringan dan sedang di sub bagian tersebut; Mampu menyusun dan menyajikan karangan ilmiah yang berupa tinjauan pustaka, laporan kasus dan journal reading pada forum ilmiah; Mengetahui teori dasar penelitian dan penulisan tesis; Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh setelah mengikuti kursus Temporal Bone Disection; Mampu menulis dan mempresentasikan usulan penelitian di depan forum ilmiah; Mampu membimbing dokter muda dalam kepaniteraan klinik senior di bidang THT-KL.
4 Mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan operasi di Rumah Sakit satelit yang ditunjuk, menyusun dan menyajikan karangan ilmiah yang berupa tinjauan pustaka, laporan kasus dan journal reading pada forum ilmiah lokal, nasional dan internasional.