Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Biaya Studi
Berikut adalah biaya studi Program Studi Sp-1 Kedokteran Jiwa
Spesialis Kedokteran
Reguler
Rp19.000.000
Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Kedokteran
Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
(Khusus Jalur Mandiri)
Rp32.000.000
Sekali Bayar
Spesialis Kedokteran
Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp19.000.000
Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Kedokteran
Dana Kelengkapan Akademik
Rp32.000.000
Per mahasiswa/ 1 semester
Capaian Pembelajaran
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Etika profesionalisme untuk menjadi dokter Spesialis kedokteran Jiwa yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat yang mempunyai kemampuan yang baik yaitu sikap terhadap penderita, sikap terhadap Staf pendidik & Kolega, sikap terhadap paramedis dan non paramedis, disiplin dan tanggung jawab, ketaatan pengisian dokumen medik, ketaatan tugas yang diberikan, dan ketaatan melaksanakan pedoman penggunaan obat dan alat. |
| 2 | Komunikasi terhadap kolega, pasien/ keluarga, paramedis dan staf pengajar dilakukan dengan jujur, terbuka, dan bersikap baik. |
| 3 | Kerjasama yang baik antara kolega, dokter, perawat, karyawan kesehatan, pasien dan keluarga pasien dan bisa bekerjasama dalam bentuk tim secara harmonis untuk pelayanan secara optimal. |
| 4 | Mengikuti kaidah-kaidah Patient Safety, yaitu IPSG 1-6: Identifikasi, cuci tangan, time out, komunikasi efektif, pencegahan infeksi, pemberian obat. kemudian penatalaksanaan pasien, pengetahuan medik ilmu psikiatri, hubungan interpersonal dan komunikasi, pembelajaran dan pengembangan diri berbasis masalah dan praktik (problem and practice based learning), profesionalisme dan etika, dan praktik berbasis system. |
| 5 | Menguasai dan mampu menerapkan pengetahuan di bidang-bidang khusus psikiatri sesuai dengan kompetensi akhir yang diharapkan yang meliputi psikiatri adiksi, psikiatri anak dan remaja, psikiatri biologi dan neuropsikiatri, psikiatri forensik, psikiatri geriatri, psikiatri komunikasi, psikiatri liaison (consultation-liaison psychiatry/CLP). |