Fakultas Kedokteran USU menerima audiensi Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA) USU sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara organisasi mahasiswa dengan pihak dekanat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi CIMSA USU untuk memperkenalkan organisasi sekaligus menyampaikan berbagai program yang berorientasi pada pengembangan kapasitas dan pengalaman mahasiswa kedokteran. Dilaksanakan di Ruang Rapat Dekan Lt. FK USU pada 29 September 2026.

Dalam audiensi tersebut, CIMSA USU memperkenalkan profil organisasi beserta sejumlah Standing Committees yang aktif, yaitu Standing Committee on Public Health (SCOPH), Standing Committee on Medical Education (SCOME), dan Standing Committee on Human Rights and Peace (SCORP). Masing-masing Standing Committee memiliki fokus kegiatan yang berbeda, mulai dari isu kesehatan masyarakat, pengembangan pendidikan kedokteran, hingga kepedulian terhadap hak asasi manusia dan perdamaian. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi CIMSA dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
Selain pengenalan organisasi, audiensi juga membahas program Clinical Exchange yang diselenggarakan oleh Observer Standing Committee on Professional Exchange (Obs. SCOPE) CIMSA USU. Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar berbasis klinis bagi mahasiswa kedokteran yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman akademik dan klinis di lingkungan yang berbeda.
Pembahasan mengenai Clinical Exchange mencakup gambaran umum program, mekanisme pelaksanaan, serta peluang pengembangan program di lingkungan FK USU. Audiensi juga menjadi ruang untuk membahas dukungan institusional yang dapat diberikan dalam rangka memastikan program berjalan secara terarah serta memberikan manfaat bagi mahasiswa dan institusi.

Penguatan kegiatan kemahasiswaan dan pengalaman pembelajaran tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan kesempatan belajar dan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar pembelajaran formal. Program yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan pendidikan kedokteran juga mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan mendorong terbentuknya calon tenaga kesehatan yang memiliki wawasan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan kesehatan.
Melalui audiensi ini, FK USU dan CIMSA USU diharapkan dapat terus membangun komunikasi yang konstruktif serta memperkuat sinergi dalam mendukung kegiatan kemahasiswaan. Kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan institusi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan kedokteran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi turut mendorong pengembangan kepemimpinan, kepedulian sosial, wawasan global, dan pengalaman profesional mahasiswa.