Medan, 15 Juli 2026 – Jajaran Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Perundungan yang diselenggarakan di Aula Gedung Administrasi Lantai III RSUP H. Adam Malik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ke RSUP H. Adam Malik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, di antaranya Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, S.H., S.K.M., M.A.R.S.; Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, M.P.H., M.H.Kes.; serta Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Albertus Agus Windarto. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pendidikan klinik dan pelayanan kesehatan yang aman serta bebas dari praktik perundungan.

FK USU hadir menunjukkan komitmen Fakultas Kedokteran USU dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan klinik yang profesional, aman, dan menjunjung tinggi etika. Sebagai institusi pendidikan kedokteran yang menjadikan RSUP H. Adam Malik sebagai rumah sakit pendidikan utama, FK USU memandang penguatan budaya saling menghormati dan perlindungan terhadap peserta didik sebagai bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan kedokteran.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi forum untuk meninjau implementasi kebijakan, mekanisme pencegahan, serta penanganan perundungan di lingkungan rumah sakit pendidikan. Selain itu, agenda ini juga menjadi wadah diskusi dan koordinasi antara pemerintah, rumah sakit pendidikan, serta institusi pendidikan tinggi guna memperkuat sinergi dalam mewujudkan ekosistem pembelajaran klinik yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan peserta didik.

Melalui kehadiran Dekan beserta jajaran Wakil Dekan, FK USU menegaskan dukungannya terhadap berbagai kebijakan pemerintah dalam membangun tata kelola pendidikan kedokteran yang berintegritas. Kolaborasi yang erat antara institusi pendidikan, rumah sakit pendidikan, serta kementerian terkait diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, menjunjung tinggi profesionalisme, serta memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi mahasiswa, dokter muda, dan peserta didik program pendidikan dokter spesialis.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya menciptakan lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang aman, sehat, serta mendukung kesejahteraan tenaga kesehatan dan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan sistem pendidikan klinik yang berkualitas, bebas dari perundungan, dan menjunjung tinggi nilai profesionalisme. Sinergi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, RSUP H. Adam Malik, serta Fakultas Kedokteran USU juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam memperkuat kolaborasi lintas institusi guna meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia.