Medan, 31 Agustus 2026 — Departemen Fisiologi dan Program Studi Magister Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menyelenggarakan In-house Training bertajuk “Belum buat Bahan Kuliah? SAT SET kan aja!” pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan Dr. dr. Dedi Ardinata, M.Kes., AIFM, Dosen Departemen Fisiologi FK USU sekaligus ahli Ilmu Faal Manusia, sebagai narasumber.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses pembelajaran dan penyusunan bahan ajar di lingkungan pendidikan kedokteran dan kesehatan. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada strategi yang praktis dan efisien dalam memanfaatkan AI untuk membantu proses pembuatan bahan presentasi perkuliahan.

Materi pelatihan mencakup strategi cepat dan efisien dalam membuat slide presentasi yang menarik berbasis AI, teknik penyusunan materi ajar yang profesional, interaktif, dan efektif, serta praktik langsung pembuatan bahan kuliah yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan pendekatan praktik, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan AI, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan teknologi tersebut dalam penyusunan bahan ajar.

Pemanfaatan AI dalam penyusunan bahan kuliah diharapkan dapat membantu dosen dan tenaga pendidik mengoptimalkan waktu dalam mempersiapkan materi pembelajaran. Teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung dalam mengembangkan struktur materi, menyusun ide visual, serta meningkatkan kualitas dan daya tarik presentasi, dengan tetap menempatkan ketepatan ilmiah dan kompetensi pendidik sebagai dasar utama dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Quality Education, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi. Penguasaan teknologi digital dan AI oleh tenaga pendidik diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang semakin adaptif, efektif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengenalan dan penerapan inovasi teknologi digital dalam bidang pendidikan. Pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai bagian dari proses pengembangan bahan ajar menunjukkan adanya upaya untuk mengintegrasikan perkembangan teknologi dengan kebutuhan pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan.

Melalui in-house training ini, Departemen Fisiologi dan Program Studi Magister Ilmu Biomedik FK USU terus mendorong terciptanya budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam proses pembuatan bahan ajar, tetapi juga mendukung dosen dalam memusatkan perhatian pada pengembangan substansi keilmuan, kualitas pembelajaran, dan interaksi akademik dengan mahasiswa.

Ke depan, pemanfaatan AI dalam pendidikan diharapkan dapat terus dikembangkan secara bijak, bertanggung jawab, dan berbasis pada kebutuhan akademik. Integrasi teknologi dengan kompetensi dan keahlian tenaga pendidik diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kedokteran dan kesehatan, serta menghasilkan proses pembelajaran yang inovatif dan berdampak bagi pengembangan sumber daya manusia.