home icon
search icon
menu icon

> Berita > FK USU Hadirkan Posko Kesehatan Terpadu di Desa Hajoran Tapteng

FK USU Hadirkan Posko Kesehatan Terpadu di Desa Hajoran Tapteng

Dipublikasi Pada

15 Desember 2025

Dipublikasi Oleh

Khairul Azmi

FK USU Hadirkan Posko Kesehatan Terpadu di Desa Hajoran Tapteng
Thumbnail FK USU Hadirkan Posko Kesehatan Terpadu di Desa Hajoran Tapteng
“Pelayanan kesehatan pascabencana harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat, kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan medis yang optimal,” ujar dr. Dina Aprillia Ariestine, M.Ked(PD)., Sp.PD., Subsp.Ger.(K).

Tim Medis Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) dari Departemen dan Program Studi Ilmu Penyakit Dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus membuka posko pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Hajoran, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan UPTD Puskesmas Poriaha sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan terpadu di wilayah terdampak.

 

Dalam pelaksanaannya, tim medis FK USU memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dasar, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kehadiran posko kesehatan ini bertujuan untuk memastikan akses layanan medis tetap tersedia, khususnya bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabencana.

 

 

Tim medis FK USU terdiri dari dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari berbagai disiplin, yaitu Ilmu Kesehatan Anak, Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Penyakit Dalam, serta Kedokteran Jiwa. Kolaborasi lintas keilmuan ini memungkinkan penanganan pasien dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek kesehatan fisik maupun mental.

 

Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Ketua Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK USU, dr. Dina Aprillia Ariestine, M.Ked(PD)., Sp.PD., Subsp.Ger.(K), bersama Sekretaris Tim Koordinasi Pendidikan (TKP) PPDS, dr. Badai Buana Nasution, M.Ked(Ped), Sp.A(K). Pendampingan ini menjadi wujud komitmen FK USU dalam memastikan mutu pelayanan medis sekaligus mendukung pembelajaran klinis yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

 

Dalam keterangannya, dr. Dina Aprillia Ariestine menyampaikan bahwa kehadiran tim medis FK USU merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat pada situasi darurat.

 

“Pelayanan kesehatan pascabencana harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat, kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan medis yang optimal,” ujar beliau.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi para PPDS untuk mengasah kompetensi klinis sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan profesionalisme dalam menghadapi kondisi lapangan yang nyata.

 

 

Melalui kegiatan ini, FK USU menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada situasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

 

 

 

Berita