home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pemberian Tanda Spesialis kepada 13 Dokter Spesilis Pulmonologi & Kedokteran Respirasi, dan Pengenal 8 Dokter Spesialis Baru

Pemberian Tanda Spesialis kepada 13 Dokter Spesilis Pulmonologi & Kedokteran Respirasi, dan Pengenal 8 Dokter Spesialis Baru

Dipublikasi Pada

12 Februari 2026

Dipublikasi Oleh

Khairul Azmi

Pemberian Tanda Spesialis kepada 13 Dokter Spesilis Pulmonologi & Kedokteran Respirasi, dan Pengenal 8 Dokter Spesialis Baru
Thumbnail Pemberian Tanda Spesialis kepada 13 Dokter Spesilis Pulmonologi & Kedokteran Respirasi, dan Pengenal 8 Dokter Spesialis Baru
“Hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab profesional yang lebih besar. Kami berharap para spesialis yang dilantik mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan respirasi yang bermutu, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar dr. Badai Buana Nasution, M.Ked(Ped), Sp.A(K).

Program Studi Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi  FK USU melaksanakan kegiatan Pemberian Tanda Spesialis kepada 13 Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi serta pengenalan 5 dokter spesialis dan 3 dokter subspesialis baru yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Februari 2026 di Tiara Convention Center, Medan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran layanan kesehatan respirasi di Sumatera Utara sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mencetak dokter spesialis yang unggul dan profesional.

 

Mewakili Dekan FK USU, dr. Badai Buana Nasution, M.Ked(Ped), Sp.A(K) selaku Sekretaris TKP-PPDS dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para dokter spesialis yang telah menyelesaikan pendidikan dengan penuh dedikasi dan ketekunan. Ia menegaskan bahwa tantangan penyakit respirasi ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan dokter spesialis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran. “Hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab profesional yang lebih besar. Kami berharap para spesialis yang dilantik mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan respirasi yang bermutu, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

 

Ketua Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Dr. dr. Andika Pradana, M.Ked(Paru), Sp.P(K), dalam sambutannya juga menekankan bahwa proses pendidikan spesialis bukan hanya pembentukan kompetensi klinis, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas. Ia menyampaikan terima kasih kepada para staf pengajar, rumah sakit pendidikan, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan para peserta didik hingga menyandang gelar spesialis. “Kami percaya para lulusan hari ini telah melalui proses akademik dan klinis yang ketat. Semoga mereka mampu memberikan kontribusi nyata dalam penanganan penyakit paru dan respirasi, baik di tingkat regional maupun nasional,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Departemen, Dr. dr. Amira Permata Sari, M.Ked(Paru), Sp.P(K), menyampaikan bahwa pengenalan dokter spesialis dan subspesialis baru merupakan bagian dari regenerasi dan penguatan sumber daya manusia di bidang pulmonologi. Ia berharap kolaborasi antara akademisi dan klinisi terus diperkuat guna mendorong inovasi, penelitian, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. 

 

Melalui kegiatan ini, FK USU kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak dan mendukung tenaga medis spesialis yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan kesehatan respirasi yang terus berkembang.

Berita