Hari kedua pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter (PSPPD) Fakultas Kedokteran USU diisi dengan kunjungan ke tiga wahana pendidikan klinik, yakni RS Adam Malik Medan, RSP Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis USU, dan Puskesmas Simpang Limun. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap pelaksanaan pendidikan profesi dokter, sekaligus menilai kesiapan wahana pendidikan dalam mendukung pembelajaran klinik mahasiswa.

Agenda pertama berlangsung di RS Adam Malik Medan, yang merupakan rumah sakit pendidikan utama FK USU. Tim asesor disambut oleh Direktur Utama RS Adam Malik, dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K) beserta jajaran manajemen rumah sakit. Peninjauan dipimpin oleh Ketua Tim Asesor, Prof. Dr. dr. drs. H. Kusmardi, M.Sc., CIRR, didampingi Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK(K) bersama tim borang FK USU. Asesor meninjau berbagai fasilitas, unit pelayanan, serta sarana pembelajaran klinik yang digunakan dalam pendidikan profesi dokter, sekaligus berdialog dengan pimpinan rumah sakit mengenai implementasi pendidikan klinik, pelayanan, dan pembinaan mahasiswa profesi dokter.

Kunjungan ke RSP Prof. dr. Chairuddin P. Lubis USU oleh tim asesor disambut oleh Direktur Utama, dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis, PGDip PID, FAAET, M.Ked(Ped), Sp.A., Ph.D. beserta jajaran rumah sakit. Pada kesempatan tersebut, Dr. dr. Muhammad Hidayat, Sp.M(K) dan Dr. dr. Azzaki Abubakar, Sp.PD-KGEH melakukan peninjauan terhadap fasilitas pelayanan, sarana pendidikan klinik, serta pelaksanaan proses pembelajaran mahasiswa guna memastikan kesesuaian dengan standar akreditasi.

Kemudian terakhir tim asesor mengunjungi Puskesmas Simpang Limun sebagai wahana pendidikan layanan kesehatan primer. Peninjauan dipandu oleh Dr. dr. Veronika Ika Budiastuti, M.Pd dan didampingi tim boring dari FK USU. Kegiatan difokuskan pada evaluasi pelaksanaan pendidikan berbasis layanan primer, termasuk kesiapan fasilitas, sistem pembimbingan, serta pengalaman belajar mahasiswa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rangkaian asesmen lapangan kemudian berlanjut di lingkungan Fakultas Kedokteran USU dengan mengunjungi sejumlah departemen dan laboratorium sebagai bagian dari verifikasi sarana pendukung pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, tim asesor meninjau berbagai fasilitas pembelajaran, laboratorium keterampilan klinik, laboratorium pendidikan dasar dan biomedis, ruang praktikum, serta fasilitas pendukung akademik lainnya. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang dimiliki FK USU telah memenuhi standar mutu, mendukung proses pembelajaran yang efektif, serta mampu menunjang pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai capaian pembelajaran lulusan.

Pelaksanaan asesmen lapangan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan pendidikan tenaga kesehatan yang berkualitas, SDG 4 (Quality Education) dengan peningkatan mutu pendidikan kedokteran secara berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara FK USU, rumah sakit pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menciptakan ekosistem pendidikan kedokteran yang unggul.