home icon
search icon
menu icon

Patologi Anatomik

Program Pendidikan Dokter Spesialis (Sp-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Spesialis Patologi Anatomik

Patologi Anatomik Digestif Hepatobilier

Patologi Anatomik Digestif Hepatobilier

Peminatan ini fokus pada diagnosis penyakit yang melibatkan saluran pencernaan, hati, dan sistem bilier. Mahasiswa akan mempelajari berbagai patologi termasuk kanker kolorektal, hepatitis, dan penyakit hati lainnya. Tujuannya adalah untuk melatih ahli patologi yang dapat mendiagnosis penyakit-penyakit ini dengan akurasi tinggi dan mendukung pengobatan yang tepat.
Patologi Anatomik Obstetri Ginekologi Payudara

Patologi Anatomik Obstetri Ginekologi Payudara

Mahasiswa dalam peminatan ini akan mendalami patologi yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita dan payudara. Ini mencakup diagnosis kanker payudara, kanker serviks, dan kondisi patologis lainnya seperti endometriosis. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam melakukan evaluasi histopatologi dan sitopatologi untuk penyakit-penyakit ini.
Patologi Anatomik Muskuloskeletal

Patologi Anatomik Muskuloskeletal

Peminatan ini meliputi studi tentang patologi yang mempengaruhi tulang, otot, dan jaringan ikat. Mahasiswa akan belajar mengenali dan mendiagnosis berbagai kondisi seperti osteosarkoma, rheumatoid arthritis, dan penyakit degeneratif lainnya. Tujuannya adalah untuk menghasilkan ahli patologi yang mampu memberikan diagnosa yang mendetail untuk penyakit muskuloskeletal.
Patologi Anatomik Uropatologi Repdroduksi Laki-Laki

Patologi Anatomik Uropatologi Repdroduksi Laki-Laki

Fokus dari peminatan ini adalah pada penyakit yang mempengaruhi sistem urogenital dan reproduksi pria. Mahasiswa akan mempelajari berbagai patologi seperti kanker prostat, nefritis, dan kelainan testis. Tujuannya adalah untuk mengembangkan keterampilan dalam diagnosis histopatologis dan sitopatologis di bidang ini.
Patologi Anatomik Kardiovaskular Respirasi dan Mediastinum

Patologi Anatomik Kardiovaskular Respirasi dan Mediastinum

Peminatan ini mencakup studi tentang patologi jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan mediastinum. Mahasiswa akan mempelajari kondisi seperti infark miokard, fibrosis paru, dan tumor mediastinum. Tujuannya adalah untuk memberikan kemampuan dalam mendiagnosis berbagai kondisi kardiovaskular dan respirasi dengan presisi.
Patologi Anatomik Hemato-limfoid Endokrin

Patologi Anatomik Hemato-limfoid Endokrin

Mahasiswa akan fokus pada patologi yang melibatkan sistem hematologi, limfatik, dan endokrin. Ini termasuk diagnosis leukemia, limfoma, dan gangguan tiroid. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam interpretasi spesimen hematologi dan biopsi endokrin.
Patologi Anatomik Kulit dan Adneksa

Patologi Anatomik Kulit dan Adneksa

Peminatan ini melibatkan studi tentang patologi kulit dan struktur adneksa seperti kelenjar sebaceous dan folikel rambut. Mahasiswa akan belajar mengenali kondisi seperti melanoma, psoriasis, dan infeksi kulit. Tujuannya adalah untuk menghasilkan spesialis yang ahli dalam diagnosis dermatopatologi.
Patologi Anatomik Saraf dan Mata

Patologi Anatomik Saraf dan Mata

Fokus dari peminatan ini adalah pada patologi yang mempengaruhi sistem saraf dan mata. Mahasiswa akan mempelajari kondisi seperti glioma, penyakit degeneratif saraf, dan retinoblastoma. Tujuannya adalah untuk mengembangkan keahlian dalam mendiagnosis penyakit saraf dan oftalmologi melalui analisis jaringan.
Patologi Anatomik Sitopatologi

Patologi Anatomik Sitopatologi

Peminatan ini khusus pada studi seluler untuk mendiagnosis penyakit. Mahasiswa akan belajar teknik sitopatologi untuk mendeteksi kondisi seperti kanker melalui analisis sampel sitologi dari berbagai organ. Tujuannya adalah untuk menghasilkan ahli patologi yang terampil dalam interpretasi sitologi diagnostik.
ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi Sp-1 Patologi Anatomik
Spesialis Patologi Reguler
Rp25.000.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Patologi Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp25.000.000 Sekali Bayar
Spesialis Patologi Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp25.000.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Spesialis Patologi Dana Kelengkapan Akademik
Rp25.000.000 Per mahasiswa/ 1 semester
ornament

Capaian Pembelajaran

Diharapkan dapat menghasilkan Dokter Spesialis-1 Patologi Anatomik yang profesional, ilmiah, beretika, bertanggung jawab, mampu mengembangkan ilmu Patologi Anatomik melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, serta memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola laboratorium dan sentra diagnostik Patologi Anatomik.

Capaian Pembelajaran
1 Mampu menentukan diagnosis histopatologi dan sitopatologi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi terkini di bidang Patologi Anatomik secara akurat, terpercaya, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
2 Mampu menentukan penyebab kematian, mencakup persiapan, pelaksanaan prosedur, dan pembuatan laporan autopsi klinik.
3 Mampu menentukan diagnosis Patologi Anatomik secara mandiri maupun terintegrasi dalam upaya mewujudkan tatalaksana pasien yang optimal.
4 Mampu mengembangkan komunikasi yang efektif terhadap pasien dan keluarga pasien.
5 Mampu menguasai pengelolaan sentra diagnostik Patologi Anatomik berdasarkan ketentuan Kolegium Patologi Indonesia.
6 Mampu menguasai proses administrasi laboratorium, administrasi keuangan, sumber daya manusia, quality control pada sentra diagnostik Patologi Anatomik.
7 Mampu menganalisis dampak lingkungan yang diakibatkan oleh seluruh proses dan kegiatan di sentra diagnostik Patologi Anatomik.
8 Mampu mengembangkan penelitian secara mandiri maupun berkelompok dalam upaya pengembangan ilmu kedokteran di bidang Patologi Anatomik dengan pendekatan berbasis bukti.
9 Mampu mendesiminasikan laporan hasil penelitian di bidang Patologi Anatomik dalam bentuk publikasi maupun presentasi, baik pada tingkat nasional maupun internasional.
10 Mampu mengembangkan pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki di bidang Patologi Anatomik melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan penyuluhan dalam rangka meningkatkan status kesehatan masyarakat secara sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat umum.
11 Mampu mengembangkan kebijakan nasional (kolegium) dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di bidang Patologi Anatomik.