Program Subspesialis Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara memiliki tujuan untuk menjadi pusat pendidikan, pelayanan dan pengembangan dokter subspesialis bedah yang unggul, terkemuka dan bermartabat di Indonesia tahun 2030. Menghasilkan dokter subspesialis bedah onkologi yang mampu berkompetisi dalam skala global khususnya dalam bidang minimal invasif, bedah kepala leher, dan onkoplasti. Menghasilkan dokter subspesialis bedah digestif yang mampu merencanakan, melaksanakan dan melakukan perawatan pasca transplantasi hati.
Dengan fokus pada pengembangan keterampilan klinis dan pengetahuan terkini, mahasiswa dalam program ini akan menjalani pendidikan praktis yang intensif di berbagai bidang bedah, termasuk bedah umum, bedah ortopedi, dan bedah plastik. Para lulusan program ini diharapkan dapat menjadi pemimpin dalam bidang bedah, memberikan pelayanan yang berkualitas tinggi, dan berkontribusi dalam peningkatan standar pelayanan kesehatan di Indonesia.
Visi & Misi
Visi Program Studi Subspesialis Ilmu Bedah Peminatan Bedah Onkologi dan Digestif Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara adalah menjadi pusat pendidikan, pelayanan, dan pengembangan subspesialis bedah peminatan bedah onkologi dan bedah digestif yang unggul, terkemuka, dan bermartabat di Indonesia tahun 2030.
- Mendidik calon dokter subspesialis bedah onkologi dan bedah digestif yang mampu berkompetisi dalam skala global.
- Mengelola dan mengembangkan pendidik dan peserta didik sesuai kemajuan dan kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran subspesialis bedah onkologi dan bedah digestif melalui pelatihan, penelitian, dan pengabdian.
- Memberikan pelayanan di bidang subspesialis bedah onkologi dan bedah digestif secara paripurna dan rujukan yang berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan pasien, berkualitas serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
- Mengembangkan profesionalitas, kapabilitas, akuntabilitas dalam tata kelola program studi pendidikan dokter subspesialis bedah peminatan bedah onkologi dan bedah digestif serta kemandirian penyelenggaraan program studi tersebut.
- Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah Peminatan Bedah Onkologi dan Bedah Digestif di FK USU dirancang memiliki keunggulan dalam pendidikan dan kemampuan dalam transplantasi hati donor hidup/cadaver dan minimal invasive.
Tujuan & Sasaran
- Mempunyai kompetensi akademik level 9 KKNI yang mampu menyerap, meneliti, mengembangkan, dan menyebarkan ilmu bedah digestif dan onkologi sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Mempunyai kompetensi profesional peringkat dokter subspesialis digestif dan onkologi yang mampu memberikan pelayanan bedah sulit secara paripurna bertaraf global dan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat.
- Mampu menerapkan prinsip-prinsip dan metode berpikir ilmiah dalam memecahkan problem penyakit bedah digestif dan onkologi.
- Mampu mengenal, menyusun prioritas, dan merumuskan pendekatan penyelesaian masalah penyakit bedah digestif dan onkologi dengan cara penalaran ilmiah melalui perencanaan, implementasi, serta evaluasi terhadap upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif.
- Menguasai pengetahuan serta turut mengembangkan ilmu teknologi dalam memberikan pelayanan penyakit bedah digestif dan onkologi.
- Mempunyai keterampilan dan sikap yang baik dan profesional sehingga sanggup memahami dan memecahkan problem penyakit bedah digestif dan onkologi secara ilmiah dan dapat mengamalkannya kepada masyarakat secara optimal.
- Mampu menangani kasus dengan kemampuan profesionalisme yang tinggi melalui pendekatan kedokteran berbasis bukti (evidence based medicine/EBM).
- Mampu melakukan penelitian (dasar, klinis, atau kesehatan masyarakat) serta mempunyai motivasi mengembangkan pengalaman belajarnya sehingga dapat mencapai tingkat akademik yang lebih tinggi.
- Mampu mengorganisasi pelayanan bedah penyakit bedah digestif dan onkologi sehingga menjadi pemuka dalam pengembangan pelayanan kanker dengan profesionalisme tinggi.
- Mampu berpartisipasi dalam pendidikan bedah digestif dan onkologi.
- Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi ataupun masalah yang dihadapi masyarakat khususnya yang berkaitan dengan penyakit bedah digestif dan onkologi
- Mempunyai rasa tanggung jawab dalam melakukan profesi kedokteran dalam suatu sistem pelayanan sesuai dengan sistem kesehatan nasional dan berpegang teguh pada etik kedokteran Indonesia.
Struktur Organisasi
dr. Denny Rifsal Siregar Sp.B, Subsp.Onk(K), M.Kes
Ketua Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
Prof. dr. Bachtiar Surya, Sp.B (K)
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
Prof. Dr. dr. Kamal Basri Siregar, MH.Kes M.Ked (Surg) Sp.B, Subsp. Onk(K), FICS
Program Studi Sp-1 Ilmu Bedah
Dr. dr. Endi Taris Pasaribu M.Si., Med., Sp.B, Subsp.Onk(K)
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
Dr. dr. Adi Muradi Muhar Sp.B, Subsp.BD(K)
Program Studi Sp-1 Ilmu Bedah
Dr. dr. Betty M.Ked(PA)., Sp.PA. Subsp.O.G.P(K)
Kepala Patologi Anatomik
Prof. Dr. dr. Dedy Hermansyah Sp.B. Subsp.Onk(K)
Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Aset
dr. Pimpin Utama Pohan Sp.B, Subsp.Onk(K)
Ketua Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
Dr. dr. Asrul Sp.B, Subsp.BD(K)
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
dr. Budi Irwan SpB-KBD
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
dr. Safruddin Nasution M.M., Sp.B, Subsp.BD(K)
Program Studi Sp-1 Ilmu Bedah
Dr. dr. Suyatno Sp.B, Subsp.Onk(K)
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
dr. Edwin Saleh Siregar Sp.B, Subsp.BD(K)
Kepala Ilmu Bedah
dr. Muhammad Fauzi Siregar Sp.Onk.Rad(K)
Program Studi Sp-1 Radiologi
dr. Albiner Simarmata Sp.B(K))Onk
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah
dr. Hamzah Sulaiman Lubis, Sp.B Sp.B, Subsp.Onk(K)
Program Studi Sp-2 Ilmu Bedah