home icon
search icon
menu icon

Anestesiologi dan Terapi Intensif

Program Pendidikan Dokter Spesialis (Sp-1)

Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Universitas Sumatera Utara (USU) adalah program studi yang mempelajari keterampilan untuk mendiagnosis dan merawat pasien yang membutuhkan anestesi dan terapi intensif, termasuk pasien kritis dan pasien yang membutuhkan manajemen nyeri melalui proses belajar yang berkualitas dengan kurikulum terpadu dan berada dalam pengawasan penuh para pendidik.

Prodi ini berkomitmen kuat untuk mencapai visi dan misi, yaitu menjadikan mahasiswa calon dokter anestesi yang berpengetahuan, terampil, dan memiliki mental kuat untuk menghadapi operasi, persalinan, dan prosedur medis lainnya pada masa depan. Mahasiswa yang sudah menyelesaikan program studi ini akan menyandang gelar Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (Sp.An-TI.).

Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
ornament

Sejarah

1977 - 1994

Pada tahun 1977, dr. Maruli Pardede, DSAn dan dr. A. Sani P. Nasution, DSAn mulai mendirikan Bagian Anestesiologi yang berdiri sendiri (yang pada awalnya masih bersatu dengan Bagian Ilmu Bedah). Kemudian pada tahun 1980 dilakukan penerimaan residen pertama yaitu dr. M. Zuchri Arba Pohan yang langsung dikirim ke ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Jakarta, dan penerimaan residen berikutnya yaitu dr. Iqbal Mustaffa yang juga dikirim ke FK UI Jakarta. Lalu pada tahun 1981 dr. T. H. Marbun, DSAn disusul dengan dr. Oloan SM. Siahaan, DSAn kembali dari pendidikan dan menjadi staf Bagian Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU). Pada tahun 1982 dr. Chairul M. Mursin diterima menjadi staf Bagian Anestesiologi FK USU dan juga di kirimke FK UI Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di bidang Anestesiologi. Setelah itu, pada tahun 1985-1986 dr. M. Zuchri Arba Pohan, DSAn berserta dr. Rina H. Manurung, DSAn yang disusul oleh dr. Chairul M. Mursin, DSAn kembali dari pendidikan dan memperkuat barisan Bagian Anestesiologi di FK USU Medan. Tahun 1989-1990 dilakukan penerimaan 4 calon staf yaitu: dr. Hasanul Arifin, dr. Asmin Lubis, dr. Nazaruddin Umar, dan dr. Achsanuddin Hanafie yang kemudian dikirim untuk melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Surabaya, dan pada tahun 1994 mereka kembali.

1994 - 2001

Dengan kembalinya keempat staf tersebut dari Surabaya pada tahun 1994 – 1997, maka diadakan pembenahan Pendidikan Strata I (S-I) dan dilakukan persiapan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi di FK USU. Tahun 1998 Dengan dukungan Pengurus IDSAI (Ikatan Dokter Spesialis Anestesiologi Indonesia) yang sekarang dikenal sebagai PERDATIN (Perhimpunan Dokter Ahli Anestesiologi Dan Terapi Intensif Indonesia), Rektor USU, Dekan FK USU, Koordinator Pelaksana PPDS FK USU, dan RSUP. H. Adam Malik serta semua pihak yang terkait, maka diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama FK USU akan membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis Bidang Studi Anestesiologi. Pada tanggal 10 januari 1998 diterbitkan SK Dekan FK USU No. 6/ JO5. 5 / SK/ AK/ 1998 Tentang: Pembentukan Panitia Persiapan Pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi Fakultas Kedokteran USU dengan dr. A. Sani P. Nasution SpAn, sebagai Ketua. Pada tahun 1996-2001 juga ikut Bergabung dr. Akhyar Hamonangan Nasution, SpAn tepatnya pada tahun 1999 yang melakukan peralihan status kepegawaian dari Depkes ke Depdiknas, lalu disusul oleh dr. Muhammad AR, SpAn, dr. Yutu Solihat, SpAn, dan dr. Soejat Harto, SpAn. Pada tahun 2001 telah resmi dibuka Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi FK USU pada bulan Juli 2001.

2006

Pada awalnya pendidikan di mulai dengan sistem bapak angkat dan sebagai bapak angkatnya adalah Bagian Anestesiologi FK UNAIR/ RSUP. dr. Soetomo Surabaya. Dengan keluarnya SK Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi no. 3750/D/T/2006 mengenai ijin penyelenggaraan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif USU, maka pada tahun 2006 akhirnya Universitas Sumatera Utara dapat secara mandiri membuka pendidikan Anestesiologi dan Terapi Intensif. Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, maka pada saat ini diperlukan proses pendidikan kedokteran yang berkelanjutan dengan tujuan mencapai profesionalisme yang lebih tinggi dalam disiplin ilmu yang berbasis kompetensi, berkualitas dan bertanggung jawab.

ornament

Visi & Misi

ornament

Tujuan & Sasaran

ornament

Struktur Organisasi

Bagan Struktur Organisasi