home icon
search icon
menu icon

Ilmu Bedah

Program Pendidikan Dokter Subspesialis (Sp-2)

Program Subspesialis Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara memiliki tujuan untuk menjadi pusat pendidikan, pelayanan dan pengembangan dokter subspesialis bedah yang unggul, terkemuka dan bermartabat di Indonesia tahun 2030. Menghasilkan dokter subspesialis bedah onkologi yang mampu berkompetisi dalam skala global khususnya dalam bidang minimal invasif, bedah kepala leher, dan onkoplasti. Menghasilkan dokter subspesialis bedah digestif yang mampu merencanakan, melaksanakan dan melakukan perawatan pasca transplantasi hati.

Dengan fokus pada pengembangan keterampilan klinis dan pengetahuan terkini, mahasiswa dalam program ini akan menjalani pendidikan praktis yang intensif di berbagai bidang bedah, termasuk bedah umum, bedah ortopedi, dan bedah plastik. Para lulusan program ini diharapkan dapat menjadi pemimpin dalam bidang bedah, memberikan pelayanan yang berkualitas tinggi, dan berkontribusi dalam peningkatan standar pelayanan kesehatan di Indonesia.

Program Studi Spesialis-2 Ilmu Bedah
ornament

Sejarah

1962

Pada tahun 1962, kembalinya dr. W.M. Tamboenan dari Amerika Serikat untuk mempelajari bedah kanker di University of Washington, beliau mendirikan klinik tumor di Bagian Ilmu Bedah FK UI / Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo yang menangani semua kasus kanker mencakup organ-organ leher kepala, jaringan lunak, payudara dan rongga abdomen.

1977

Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi di Indonesia dimulai sejak tahun 1977 di Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Indonesia/Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan setelah Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) diakui sebagai anak organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (IKABI) pada tahun 1984 maka Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi mulai ditata sebagai pendidikan subspesialis.

1979

Mengacu pada perkembangan sistem pencernaan Ilmu Bedah yang berkembang sangat cepat, diikuti pertumbuhan subspesialis pasca pendidikan spesialis bedah umum, seperti orthopaedi, urologi, toraks dan kardiovaskular, maka 47 dokter bedah umum yang berpeminatan dan banyak mengelola kasus bedah digestif pada bulan Juli tahun 1979 melakukan pertemuan di Bali, merasa perlu untuk dibentuknya Ikatan Ahli Bedah Digestif Indonesia (IKABDI). Pada pertemuan tersebut juga dibahas pembentukan embrio Kolegium Ilmu Bedah Digestif Indonesia (KIBDI).

1980

Pendidikan non formal Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif, dengan model magang, dimulai tahun 1980 dengan pusat magang di Bagian Ilmu Bedah RS. Cipto Mangunkusumo, FKUI, RS Hasan Sadikin FK Unpad dan RS Dr Sutomo FK UNAIR. Pada tahun 1998, melalui persiapan selama 22 tahun, baru resmi didirikan Kolegium Ilmu Bedah Digestif Indonesia, yang berperan dalam menjaga mutu melalui pengembangan standar kompetensi, kurikulum dan evaluasi akhir secara nasional bagi calon Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif.

2008

Mengingat kebutuhan yang tinggi akan pelayanan bedah digestif di RS rujukan, minat yang tinggi dokter spesialis bedah umum untuk mengikuti program pendidikan Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif serta telah memenuhi syarat beberapa pusat pendidikan dokter spesialis bedah umum, maka pada tahun 2008 dibuka 3 pusat pendidikan Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif baru yaitu RS Dr Kariadi (FK UNDIP), RS Dr Wahidin Sudiro Husada (FK UNHAS) dan RS Prof Sardjito (FK UGM).

2018

Sampai dengan tahun 2018 terdapat 8 Pusat Pendidikan subspesialis Bedah Onkologi di Indonesia, yaitu. 1) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UI/Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta; 2) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNPAD/RS Hasan Sadikin Bandung; 3) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNDIP/Rumah Sakit Umum Pusat dr. Karadi Semarang; 4) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNUD/RS Sanglah Denpasar; 5) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNHAS/RS dr. Wahidin Makassar; 6) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNIBRAW/RSUD Syaiful Anwar Malang; 7) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UGM/RS Sardjito Yogyakarta; 8) Pusat Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Onkologi FK UNAND/RS dr. M. Djamil Padang. Berdasarkan hasil MUNAS PERABOI 2018, diciptakanlah agar dibuka pusat pendidikan Bedah Onkologi di Medan sehingga menjadi pusat Pendidikan Bedah Onkologi ke-9 di Indonesia.

ornament

Visi & Misi

ornament

Tujuan & Sasaran

ornament

Struktur Organisasi